• KANAL BERITA

Jembatan Pelengkung Kali Kutho Diuji Beban

UJI BEBAN JEMBATAN: Sebanyak 36 truk bermuatan pasir diparkir di Jembatan Pelengkung Kali Kutho dalam uji beban jembatan. (Suaramerdeka.com/ dok)
UJI BEBAN JEMBATAN: Sebanyak 36 truk bermuatan pasir diparkir di Jembatan Pelengkung Kali Kutho dalam uji beban jembatan. (Suaramerdeka.com/ dok)

KENDAL, suaramerdeka.com – Jembatan Pelengkung Kali Kutho yang merupakan bagian dari Jalan Tol Semarang-Batang dilaksanakan uji beban oleh PT Jasamarga Semarang Batang dan PT Waskita Karya dan Balai Jembatan Khusus dan Terowongan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jumat (9/11).

Uji beban dilaksanakan dengan menempatkan 36 truk bermuatan pasir dengan berat satu truk mencapai 38 ton. Truk-truk tersebut diparkir di sepanjang ruas jembatan gantung tersebut.

Manajer Proyek PT Waskita Karya Semarang Batang, Muhammad, mengatakan, truk bermuatan tersebut di parkir di atas jembatan untuk mengetahui kekuatan jembatan. "Kami parkir semalam. Kami ingin mengetahui apakah terjadi penurunan badan jembatan. Uji beban untuk mengetahui kekuatan jembatan tersebut," katanya.

Dia menerangkan, Jembatan Pelengkung Kali Kutho memiliki panjang 160 meter dan lebar 32 meter. Sepanjang 100 meter merupakan konstruksi gantung dan 60 meter dicor dengan fondasi. "Jembatan ini mempunyai kekuatan 1.900 ton. Uji coba beban yang diujikan 70 persen dari beban maksimal yang bisa ditampung jembatan," tambah dia.

Kepala Balai Jembatan Khusus dan Terowongan Kementerian PUPR, Yudha Andita, menjelaskan, uji beban dilakukan untuk mengetahui kekuatan struktur jembatan. ‘’Uji ini sekaligus untuk mengetahui lendutan atau lekukan ke bawah kondisi jembatan. Sebuah jembatan gantung biasanya akan mengalami lendutan bila diberi beban di atasnya,’’ terang dia.


(Rosyid Ridho/CN33/SM Network)