• KANAL BERITA

Selesai, Saluran Colo Timur dan Barat Siap Dialiri

SUDAH RAPI : Hasil perbaikan saluran tampak sudah rapi di Kali Proyek yang terdapat di Colo Timur perbatasan antara Kecamatan Mojolaban dengan Polokarto di Kabupaten Sukoharjo. (suaramerdeka.com / Asep Abdullah)
SUDAH RAPI : Hasil perbaikan saluran tampak sudah rapi di Kali Proyek yang terdapat di Colo Timur perbatasan antara Kecamatan Mojolaban dengan Polokarto di Kabupaten Sukoharjo. (suaramerdeka.com / Asep Abdullah)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com – Saluran di Colo Timur dan Barat yang diperbaiki Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukoharjo tersebut, siap dialiri air dari Dam Colo.

Menurut Humas BBWSBS, Bambang, perbaikan saluran di Colo Timur dan Barat yang membentang di Kecamatan Nguter, Bendosari, Mojolaban, Polokarto, Tawangsari hingga Bulu itu, dipastikan hampir selesai 100 persen. Dikatakan, minggu ini sudah masuk finishing, pengeringan dan perapian. Bahkan sudah siap dialiri air kembali dari Dam Colo yang berada di Kecamatan Nguter. “Sudah siap. Saat kami monitoring, sebagian besar sudah selesai dicor. Tapi ada yang hanya ditambal,” kata dia, Kamis (8/11).

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, perbaikan saluran untuk irigasi tersebut, dilakukan secara rutin saat Dam Colo ditutup sejak 1 Oktober lalu. Meskipun saat ini belum dibuka karena kondisi air di Waduk Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri tidak memungkinkan, tetapi pekerjaan fisik tersebut sudah selesai tepat waktu. “Itu sudah kering, sudah bisa dialiri. Kan pekerjaan kita sesuai jadwal. Harusnya kan kalau elevasi di waduk itu sesuai, per 1 November dibuka. Namun kan belum,” jelasnya.

Dia menambahkan, perbaikan di saluran Colo Timur dan Barat mencapai ratusan meter. Paling banyak lanjut dia di Kecamatan Mojolaban yang mencapai ratusan meter. Pasalnya di kawasan yang berbatasan dengan Polokarto itu, kondisi saluran rusak parah. Selain itu ada yang belum disasar beton, sehingga dikhawatirkan air meresap ke dalam tanah. “Ya agar maksimal. Di setiap kecamatan yang diperbaiki bisa mencapai 100 meter lebih. Kan ada beberapa titik yang diperbaiki tersebut,” aku dia.

Petani di sekitar perbaikan, Suyitno (43) menyambut baik dengan selesainya pekerjaan fisik. Bahkan selama dikerjakan beberapa minggu ini, para petani juga bisa mengamati secara langsung. Dia juga berharap hujan segera turun, sehingga elevasi di Waduk Gajah Mungkur bisa dibuka. Pasalnya saat ini sudah masuk hari ke tujuh Dam Colo terlambat dibuka. “Salurannya sudah sangat bagus. Air yang mengalir dari Dam Colo akan lebih lancar, sehingga tidak hilang karena meresep,” ungkapnya.


(Asep Abdullah/CN26/SM Network)