• KANAL BERITA

Pembayaran JHT Masih Mendominasi

Kepala BPJS-TK Cabang Ungaran, Budi Santosa memberikan pemahaman tentang sejumlah manfaat bagi peserta aktif di sela penandatanganan MoU di Kantor Desa Pasekan, Ambarawa, Kamis (8/11) pagi. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
Kepala BPJS-TK Cabang Ungaran, Budi Santosa memberikan pemahaman tentang sejumlah manfaat bagi peserta aktif di sela penandatanganan MoU di Kantor Desa Pasekan, Ambarawa, Kamis (8/11) pagi. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

AMBARAWA, suaramerdeka.com - BPJS Ketenagakerjaan (TK) Cabang Ungaran kembali menggelar penandatanganan MoU Desa Sadar Jaminan Ketenagakerjaan 2018. Setelah dengan Pemerintah Desa Candi Kecamatan Bandungan dan Desa Lerep Ungaran Barat, penandatanganan serupa, Kamis (8/11) pagi, digelar melibatkan Pemerintah Desa Pasekan, Ambarawa.

“BPJS-TK salah satu fungsinya tidak lain untuk melindungi masyarakat. Sekaligus membantu pekerja atau warga yang mempunyai usaha,” kata Kepala BPJS-TK Cabang Ungaran, Budi Santosa, ketika ditemui di Kantor Desa Pasekan.

Kenapa membantu? Ia menjabarkan, bila setiap peserta aktif tentunya bakal dijamin penuh ketika mengalami kecelakaan kerja. Bahkan mendapat jaminan ketika meninggal dunia karena kecelakaan kerja maupun meninggal dunia karena sakit.

“Seluruh manfaatnya, perlu diketahui masyarakat. Jika sudah paham, kami pun berharap warga Kabupaten Semarang termasuk masyarakat Desa Pasekan bisa sadar untuk menjadi peserta BPJS-TK,” jelasnya.

Data yang dihimpun menyebutkan, hingga 31 Oktober 2018 jumlah kepersertaan dari sektor tenaga kerja penerima upah tercatat ada 143.823 peserta. Kemudian jumlah peserta dari sektor tenaga kerja bukan penerima upah ada 7.302 peserta, dan tenaga kerja jasa konstruksi tercatat ada 17.731. Sedangkan besaran pembayaran manfaat jaminan atau klaim untuk Jaminan Hari Tua (JHT) memang masih mendominasi, yakni hingga 31 Oktober 2018 tercatat ada 11.296 peserta yang dibayar, dengan total nominal sebesar Rp 83.933.594.446. Selanjutnya, pembayaran manfaat Jaminan Kematian ada 152 kasus dengan nominal Rp 4.327.000.000, Jaminan Kecelakaan Kerja ada 2.551 kasus dengan nominal Rp 4.318.776.389, dan Jaminan Pensiun ada 688 kasus dengan nominal Rp 672.720.791.

“Di Desa Pasekan, didominasi petani dan pedagang. Dengan adanya sosialisasi yang baik, kami yakin seluruh warga bisa sadar akan jaminan sosial ketenagakerjaan,” tandasnya.

Pada kesempatan kemarin, BPJS-TK Cabang Ungaran juga menyerahkan bantuan papan informasi bagi kepala dusun, ketua RT, dan ketua RW. Kepala Desa Pasekan, Juli menuturkan, sebagai awalan pihaknya akan mendorong kepesertaan bagi para perangkat desa termasuk BPD dan Linmas.

“Kita utamakan perangkat desa dahulu, karena prinsipnya ketika hendak melakukan sosialisasi petugas harus jadi peserta aktif terlebih dahulu,” tuturnya.


(Ranin Agung/CN40/SM Network)