• KANAL BERITA

Orang Tua, Sempatkanlah Waktu Bermain dengan Anak

Para orang tua asyik bermain bersama anak dalam rangka menumbuhkan keakraban dan hubungan emosional, di halaman Kampus KB-TK Nasima. (suaramerdeka.com/dok)
Para orang tua asyik bermain bersama anak dalam rangka menumbuhkan keakraban dan hubungan emosional, di halaman Kampus KB-TK Nasima. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kepala Kelompok Bermain (KB)-Taman Kanak-kanak (TK) Nasima Semarang, Elly Fajarwati MPSi mengingatkan para orang tua murid, yang berkumpul di halaman KB-TK Nasima Semarang, untuk menyempatkan bermain bersama anak-anak mereka. ''Wahai orang tua, sempatkanlah waktu bermain bersama anak,'' kata Elly Fajarwati

Acara bertajuk Dolanan Sareng Bapak Kaliyan Ibu itu sekaligus untuk mengingatkan orang tua agar sesibuk apa pun harus mementingkan pertumbuhan anak. Mereka diingatkan tayangan iklan di televisi ketika seorang bocah ditanya, ingin jadi apa?. Bocah itu menjawab polos: Aku ingin menjadi hp. Mengapa? Karena hp selalu diperhatikan papa dan mama. Sementara bocah cantik itu sibuk menggambar, sedang papa dan mamanya masing-masing sibuk dengan gatgetnya.

Pada kegiatan tersebut digelar berbagai dolanan tradisional Jawa. Seperti dakonan, bekelan, gasing, lompat tali, egrang bathok, kreasi mahkota buah nangka serta membuat dolanan dari kulit buah jeruk bali.

Menurut Elly Fajarwati, tujuan kegiatan itu  melestarikannya budaya dolanan tradisional serta memperkuat peran keluarga di era milenial. Tampak raut muka sumringah dari para peserta yang hadir saat mencoba memainkan permainan tradisional tersebut. Para orang tua tak segan mengajarkan bagaimana cara memainkan dakon, bekel, gasing kepada putra putrinya.

Dalam istilah modern, kegiatan tersebut bernama Parenting Class yang bertujuan mengakrabkan orang tua dengan anak-anaknya.

Koordinator Idhamawati Admaja SPd menjelaskan, awalnya mereka mendengarkan paparan mengenai cara menstimulasi dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak oleh pakar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Inklusi, Elizabeth Indira M Pd.

Mengajukan Pertanyaan

Orang tua murid yang hadir tampak antusias dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai permasalahan anak. Seperti bagaimana menangani anak yang tidak mau ke sekolah karena ketakutan pernah dinakali anak lain. Hal itu ditanggapi dengan penjelasan gamblang oleh Elizabeth Indira, yang akrab dipanggil Bu Ira.

Menurut dia, cara terbaik membentuk sikap anak adalah dengan memberikan pengalaman untuk belajar menyelesaikan masalah.

''Maka hal pertama yang perlu orang tua lakukan dengan memberikan pujian atas kemampuannya mengkomunikasikan peristiwa yang dialami di sekolah,'' katanya.

Berdasarkan cerita yang didengar orangtua bisa menggali perasaan anak atas peristiwa yang dialami tersebut.

Selanjutnya hal penting yang perlu orang tua lakukan adalah memberikan motivasi dengan menyampaikan nilai-nilai perilaku sosial yang diharapkan. Adanya komunikasi yang terbuka disertai penanaman karakter yang kuat dari rumah diharapkan problem solving anak terlatih sejak dini yang akan membentuk pribadi yang mandiri.

Suasana pun semakin hangat saat diselingi menganyikan lagu “Keluarga Cemara” dan demontrasi sains proses pelarutan oleh siswa. “Gula diaduk-aduk sampai larut, lalu diminum, enak sekali…selamat mencoba” kata Aruna  mensimulasikan cara membuat teh manis di depan orang tua murid. Tepuk tangan pun diberikan pada Aruna dan Alvaro yang terlihat lancar berbicara di depan kelas.

Para orang tua murid pun tak segan mencoba berbagai permainan bersama buah hatinya. “Ayo..ayo..siapa mau main gasing..” ajak Haris, orang tua murid Danish yang tampak antusias mengajari anak-anak bermain gasing.

Sebagai puncak acara diberikan penghargaan pada enam pembuat mobil kreasi dari kulit jeruk terbaik, yakni Azka, Khansa, dan Raka dari kelas B1, Ghani, Malika dan Tika dari kelas B2. Selepas acara siswa-siswa tidak hanya membawa alat main buatan sendiri, sekaligus mendapat souvenir 25 tahun Sekolah Nasima sebagai tanda telah dibukanya penerimaan murid baru periode 2019/2020.


(Agus Fathuddin/CN40/SM Network)