• KANAL BERITA

Gerak Cepat, Tim Dompet Dhuafa Terjun Bantu Evakuasi Pesawat Lion Air

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tim aktivis kemanusiaan Dompet Dhuafa Bergegas untuk siap membantu ratusan korban dari jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, yang jatuh pada Senin pagi. Sebelumnya, pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu sempat hilang kontak. "Sudah A1 (jatuh),di daerah Karawang" kata Yusuf Latif sebagai Humas Basarnas.

Lion Air itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB tujuan Pangkal Pinang. Kemudian mengalami lost contact pukul 06.33 WIB. Sampai saat ini, beberapa potongan maupun serpihan dari jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 sudah ditemukan, baik dompet milik korban hingga puing-puing pesawat. Tim aktivis kemanusiaan Dompet Dhuafa siang ini juga bertolak menuju Karawang untuk bergabung dengan tim Basarnas Jawa Barat.

Tim yang terdiri dari 10 orang akan sigap untuk membantu evakuasi para korban dan memberikan layanan medis darurat dilokasi. Tidak hanya itu Dompet Dhuafa menerjunkan tim spesialis penyelaman untuk ikut dalam evakuasi di bawah laut. Setibanya di Karawang tim akan berkoordinasi dengan pos utama Basarnas.

Pesawat itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.10 WIB dan seharusnya mendarat di Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang pukul 07.10 WIB. KNKT mengatakan, pesawat Boeing 737 MAX 8 yang baru bergabung dengan Lion Air pada Agustus 2018 mengangkut 189 penumpang.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan pesawat membawa 189 orang. "178 dewasa, satu anak-anak, dua bayi, dua pilot, dan enam awak kabin," kata Soerjanto dalam keterangan pers Basarnas dan KNKT, Jakarta, Senin (29/10).


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)