• KANAL BERITA

Sejumlah Penumpang Lion Air JT 610 Berasal dari Pati

Bambang Sukandar (kaos putih) ayah dari Panky Pradana Sukandar Nampak berduka lantaran putranya masuk ke dalam daftar penumpang pesawat Lion Air JT 610. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
Bambang Sukandar (kaos putih) ayah dari Panky Pradana Sukandar Nampak berduka lantaran putranya masuk ke dalam daftar penumpang pesawat Lion Air JT 610. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com - Sejumlah penumpang pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di sekitar perairan dekat Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10), dikabarkan berasal dari Pati. Dari beberapa nama, dua korban dipastikan berasal warga Pati.

Dua nama warga Pati itu adalah Panky Pradana Sukandar dan Nicko Yogha Marenta Utama. Selain dua nama tersebut, tercatat nama Maria, Yunita, dan Putri juga dilaporkan merupakan warga Pati. Namun hingga saat ini data tersebut belum terkonfirmasi.

Salah satu korban adalah Panky Pradana Sukandar. Ayah Panky, Bambang Sukandar, warga Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Kota mengakui putranya masuk dalam daftar manifest penumpang pesawat nahas tersebut.

Bambang pun masih memiliki harapan jika putranya tersebut selamat dari bencana tersebut. Mantan Kabag Hukum Setda Pati itu tengah bersiap untuk pergi mencari kepastian putranya tersebut. ‘’Tolong doakan ya mas, semoga ada mukjizat. Ada mukjizat,’’ katanya.

Sementara satu penumpang lainnya, Nicko Yogha Marenta Utama. Hasbi, staf Jasa Raharja Kabupaten Pati membenarkan pihaknya mendapatkan laporan terkait data warga ber-KTP Pati menjadi penumpang Lion Air tersebut.

‘’Nicko masih tercatat ber-KTP tinggal di Pati. Jadi datanya masuk ke kami,’’ terangnya.

Dalam catatan kartu keluarga, Nicko tinggal di Dukuh Bangan, RT3/RW2  Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong.

Nicko memiliki seorang istri, Rukeni dengan dua orang putri yang masih balita. ‘’Untuk yang domisili atau beridentitas Pati nanti akan segera kami proses perlindungan Jasa Raharjanya,’’ tambahnya.


(Beni Dewa/CN40/SM Network)