• KANAL BERITA

Tiga Minimarket Terancam Ditutup

foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

TEGAL, suaramerdeka.com - Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menutup sementara terhadap tiga minimarket baru. Sebab, berdasarkan hasil tinjauan lapangan dan cek silang ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tiga minimarket tersebut belum mengantongi izin.

Menurut Kepala Dinkop UKM dan Perdagangan, Khaerul Huda, rencana penutupan sementara tiga minimarket mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Tegal Nomor 6/2017 tentang Penataan dan Pembinaan Toko Eceran, Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

Mekanisme penutupan sementara juga mengacu Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 21/2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Kota Tegal Nomor 6/2017 tentang Penataan dan Pembinaan Toko Eceran, Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

"Penutupan sementara, sebagai peringatan agar pengelola minimarket segera menyelesaikan proses perijinan terlebih dulu," tegasnya.

Khaerul mengemukakan, terkait mekanisme perizinan dan operasional sepenuhnya ditangani DPMPTSP sebagai pemangku kebijakan. Namun, Dinkop UKM dan Perdagangan sebagai koordinator UKM dan perdagangan berhak untuk memberikan rekomendasi meliputi kajian sosial ekonomi masyarakat.

Pasalnya, untuk tiga minimarket yang sudah beroperasi tersebut hingga saat ini belum mengantongi rekomendasi dan perizinan secara penuh. Yakni, di Jalan Ki Hajar Dewantara, Cik Diktiro dan Kapten Sudibyo.

Kabid Perdagangan Dinkop UKM dan Perdagangan, Wineksi Dwi Prabandani menambahkan, selain memberikan sanksi penutupan sementara, pihaknya akan memberikan teguran kepada beberapa sejumlah pengelola minimarket yang terbukti melanggar jam operasional.

"Berdasarkan tinjauan, beberapa minimarket yang sudah buka sejak pukul 07.00 sampai malam. Padahal, operasionalnya mulai pukul 09.00 - 22.00," imbuhnya.


(Wawan Hudiyanto/CN40/SM Network)