• KANAL BERITA

Target Proyek Fisik Meleset, Wali Kota Tegal Geram

Wali Kota Tegal, M Nursholeh (kiri), didampingi Sekda memimpin Rakor Pengendalian Kegiatan Pelaksanaan APBD Kota Tegal Tahun 2018 Triwulan III, di Gedung Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, Rabu (17/10). (suaramerdeka.com/Tresno Setiadi)
Wali Kota Tegal, M Nursholeh (kiri), didampingi Sekda memimpin Rakor Pengendalian Kegiatan Pelaksanaan APBD Kota Tegal Tahun 2018 Triwulan III, di Gedung Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, Rabu (17/10). (suaramerdeka.com/Tresno Setiadi)

TEGAL, suaramerdeka.com - Sejumlah pengerjaan proyek fisik pada lingkup organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Tegal yang semestinya sudah hampir rampung, akhir tahun ini, namun target tersebut tidak tercapai. Hingga triwulan III, rata-rata capaian realisasi fisik 58.96 persen dan realisasi keuangan hanya 33.45 persen.

Melihat progres pencapaian itu, Wali Kota Tegal, M Nursholeh geram. Dia secara tegas minta seluruh OPD segera melakukan evaluasi. Masalah itu terungkap saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Kegiatan Pelaksanaan APBD Kota Tegal Tahun 2018 Triwulan III, di Gedung Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, Rabu (17/10)

Kepala Bagian Pembangunan, Rudi Herstyawan mengatakan, capaian ini masih di bawah target yang ditentukan yakni 67.36 persen. Tak hanya realisasi pengerjaan fisik, capaian realisasi keuangan sampai triwulan III juga baru 33.45 persen.

Menurutnya realisasi fisik masih belum memenuhi target lantaran lelang yang gagal dengan berbagai macam alasan yang disampaikan oleh OPD pelaksana.

‘’Ke depan penyusunan target kerja harus realistis berdasarkan kebutuhan bukan keinginan. Pekerjaan yang gagal lelang di tahun ini agar dapat segera lelang ulang agar dapat di kerjakaan di awal waktu,’’ tegas dia.

Nursholeh juga tidak mau menerima alasan jika kegagalan lelang disebabkan tidak adanya koordinasi atau keterlambatan administrasi. ‘’Jika ada kegiatan yang gagal lelang karena adanya perubahan aturan saya masih terima, tetapi jika gagalnya karena masalah adminitrasi yang terlambat saya akan bersikap tegas,’’ tandasnya.

Sekretaris Daerah Kota Tegal Yuswo Waluyo mengatakan, ke depan dirinya bersama Wali Kota akan mengagendakan untuk meninjau langsung pelaksanaan kegiatan di lapangan. Untuk itu para Kepala OPD dituntut memperhatikan serapan dan capaian fisik serta keuangan agar pelaksanaan kegiatan tepat mutu, waktu dan tertib administrasi.


(Tresno Setiadi/CN40/SM Network)