• KANAL BERITA

Rombongan Pemkab Semarang Ngangsu Kawruh Penanganan Lansia di Surabaya

Foto: Pemkot Surabaya
Foto: Pemkot Surabaya

SURABAYA, suaramerdeka.com - Pemerintah Kabupaten Semarang melakukan kunjungan kerja ke pemerintah kota Surabaya, Selasa (16/10) kemarin. Rombongan dipimpin oleh Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Adapun tujuan kedatangan mereka adalah untuk mempelajari penanganan lansia di Kota Pahlawan itu.

Bertempat di Ruang Sidang Walikota, rombongan dari Pemerintah Kabupaten Semarang diterima langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Dalam kesempatan tersebut Risma mengatakan, di Surabaya terdapat tempat bernama Griya Werdha yang khusus difungsikan untuk merawat para lansia yang sudah tidak memiliki keluarga ataupun yang tinggal berjauhan dengan keluarga.

Para lansia yang ada di sana akan diberikan fasilitas dari Pemerintah Kota Surabaya berupa cek kesehatan gratis satu bulan empat kali, ambulance gratis apabila sewaktu-waktu ada yang membutuhkan, serta disediakan dokter dan perawat yang siap berjaga selama 24 jam. Terdapat juga taman yang luas serta mushola yang lebar agar para lansia bisa beribadah dengan nyaman.

Risma melanjutkan, penanganan lansia tidak sampai di situ saja ada. Dinas Sosial juga memberikan makan setiap harinya kepada 29 ribu lansia tidak mampu di seluruh Kota Surabaya. Program ini bertujuan agar tidak ada warga Surabaya yang kelaparan.

“Bapak ibu sekalian di Surabaya ini terdapat program namanya permakanan, jadi lansia dan orang yang tidak mampu di Surabaya akan kita beri makan setiap harinya, kurang lebih 29 ribu jiwa,” kata Risma.

Selain memberikan cara penanganan lansia, Risma juga memberikan komentar mengenai berita hangat yakni masalah siswa-siswi yang ikut berpolitik praktis.

“Saya berharap sekali kalau di sini tidak ada siswa-siswi yang seperti itu, karena saya ingin mereka konsentrasi terhadap masa depannya. Saya juga berharap tidak ada pihak yang mengajak mereka untuk turun di politik praktis. Makanya itu saya sudah siapkan senjata buat mereka, saya beranikan untuk memutuskan sekolah gratis,” tutup Risma.


(Humas Pemkot Surabaya/CN41/SM Network)