• KANAL BERITA

Stasiun Prupuk Akan Diaktifkan Lagi

Sejumlah karyawan PT KAI berkumpul di Stasiun Prupuk saat operasionalisasi jalur ganda Prupuk-Larangan, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/M Firdaus Ghozali)
Sejumlah karyawan PT KAI berkumpul di Stasiun Prupuk saat operasionalisasi jalur ganda Prupuk-Larangan, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/M Firdaus Ghozali)

TEGAL, suaramerdeka.com - Sejumlah warga di Kabupaten Tegal dan sekitarnya menunggu realisasi PT KAI Daop V Purwokerto mengaktifkan kembali Stasiun Prupuk sebagai aktivitas untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Pasalnya, keberadaan stasiun itu dinilai efektif untuk memperlancar akses transportasi warga dan mendukung kegiatan perekonomian.

Sejak beberapa tahun terakhir, stasiun tersebut tidak lagi dijadikan sebagai tempat pemberhentian penumpang kereta api. Semua kereta hanya melintas dan langsung menuju daerah tujuannya masing-masing. Warga Balapulang, Margasari, dan sebagian Brebes setuju jika stasiun tersebut kembali diaktifkan. ‘’Pasalnya, warga kesulitan untuk menjangkau sarana transportasi kereta api, karena stasiun terdekat berada di Slawi,’’ kata Seno Aji, warga Prupuk.

Stasiun Prupuk merupakan titik pertemuan antara jalur kereta api Cirebon-Purwokerto dengan jalur Tegal-Purwokerto. Kedua jalur tersebut menuju jalur selatan seperti Yogjakarta dan Surabaya.

Selama ini untuk naik kereta api warga di daerah selatan harus menuju kota Slawi dan Kota Tegal yang berjarak lebih dari 20 kilometer. ‘’Bila perlu, kereta api Jogja-Tegal juga dibuka biar Prupuk ramai,’’ kata Soesilo, warga lainnya.

Manajer Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Supriyanto, ketika dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya masih menunggu keputusan dari PT KAI Pusat mengenai kapan stasiun tersebut diaktifkan untuk naik turun penumpang. ‘’Jika ada perkembangan dari pusat, langsung kami sampaikan kepada masyarakat,’’ katanya.

Sebelumnya, PT KAI Daop V melakukan berbagai persiapan dan pembenahan sejak awal September. Sarana dan prasarana penunjang operasional Stasiun Prupuk untuk melayani naik turun penumpang sudah disiapkan sejak September lalu.

Sarana dan prasarana tersebut antara lain loket, perangkat tiket penjualan, petugas loket, boarding, kelengkapan fasilitas penumpang seperti akses keluar masuk stasiun, serta toilet.

‘’Rencana pada 1 Oktober beberapa perjalanan kereta api akan berhenti di Stasiun Prupuk. Namun karena masih ada beberapa kendala, sementara masih belum bisa dilaksanakan. Kami menunggu keputusan pusat,’’ tandas dia.


(M Firdaus Ghozali/CN40/SM Network)