• KANAL BERITA

86 Siswa SMK Peroleh Sertifikasi Ketenagalistrikan

Dalam Program IP Pintar

SELESAIKAN PROGRAM : 86 Siswa SMK berfoto bersama dengan petinggi PT PLN dan Indonesia Power serta anak perusahaan lain setelah selesaikan program IP Pintar 2018. (suaramerdeka.com / Diaz Abidin)
SELESAIKAN PROGRAM : 86 Siswa SMK berfoto bersama dengan petinggi PT PLN dan Indonesia Power serta anak perusahaan lain setelah selesaikan program IP Pintar 2018. (suaramerdeka.com / Diaz Abidin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 86 siswa tingkat SMK dari sembilan sekolah di Jateng berhasil mendapat sertifikasi kompetensi dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan. Mereka lulus dalam program  Power Program Intership, Assesement, dan Sertifikasi (IP Pintar) di PLTGU Tambak Lorok, PT Indonesia Power Unit Pembangkitan (UP) Semarang, Jateng akhir pekan lalu.

Sertifikasi didapat setelah siswa kelas 11 SMK itu mengikuti Praktek Kerja Industri sebagai operator maupun teknisi selama tujuh bulan. Kegiatan dilakukan di tiga unit kerja PT Indonesia Power. Di antaranya UJP PLTU Banten 2 Labuan, UJP PLTU Banten 3 Lontar, dan UJP PLTU Jabar 2 Pelabuhan Ratu.

Direktur Utama PT Indonesia Power, Sripeni Inten Cahyani menjelaskan program IP Pintar sebagai suatu sinergi bersama beberapa pihak. Di antaranya PT Cogindo Daya Bersama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, dan SMK. "Pola pembelajarannya meliputi pengenalan pabrik, pengenalan industri, dan pembelajaran berbasis praktek kerja industri denfan tujuan meningkatkan kualitas dan menyiapkan SDM pada bidang ketenagalistrikan," jelasnya.

Dalam kerja sama program IP Pintar bersama SMK telah dilakukan pengembangan dan penyelarasan kurikulum pembelajaran sesuai kebutuhan industri ketenagalistrikan. Kemudian dukungan proses pembelajaran dan praktek kerja lapangan (pemagangan) bagi guru dan peserta didik SMK, memfasilitasi pengembangan dan peningkatan kompetensi guru dan peserta didik SMK, serta memfasilitasi uji kompetensi (sertifikasi).

"Siswa yang telah disertifikasi sudah siap kerja. Setelah menyelesaikan program IP Pintar itu, sertifikasi yang didapat diakui oleh industri dan berlaku secara nasional," jelasnya.

Lebih jauh progran IP Pintar akan membuat jalinan (link and match) antara sekolah dan industri. Pada akhirnya akan terbuka akses yang lebih luas bagi siswa untuk praktek kerja industri. Serta dapat meningkatkan peluang siswa untuk bisa berkarya bersama Indonesia Power Group.


(Diaz Abidin/CN26/SM Network)