• KANAL BERITA

Tiga Pengurus DPC PPLipi Dilantik

Kegiatan Harlah ke-1 Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLipi) dan pelantikan tiga pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), digelar di Balai Kota Semarang, Sabtu (13/10). (suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)
Kegiatan Harlah ke-1 Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLipi) dan pelantikan tiga pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), digelar di Balai Kota Semarang, Sabtu (13/10). (suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tiga pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLipi) dilantik. Tiga DPC tersebut berasal dari Kota Semarang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Kudus. Pelantikan dilakukan bersamaan dengan peringatan Harlah ke-1 Dewan Pimpinan Wilayah PPLipi Jateng, di Balai Kota Semarang.

Ketua DPW PPLipi Jateng, Istiqomah Sholihin mengatakan, keberadaan PPLipi bertujuan untuk dapat berbagi dan bermanfaat kepada sesama. DPW PPLipi Jateng dideklarasikan pada 16 Juni 2017. Bersamaan dengan itu, juga digelar kegiatan santunan anak yatim yang dari Panti Asuhan Attaqwa Semarang, menggelar Pasar Sembako Murah di Pasar Bangetayu, serta silaturahmi ke Panti Wreda Harapan Ibu di Ngaliyan. Hanya saja, persemian organisasi baru dapat dilaksanakan pada 28 September 2017 di Wisma Perdamaian, Semarang.

''Kami memang tengah dalam rangka penguatan pengurus organisasi. Salah satunya dilakukan dengan pembentukan DPC-DPC di berbagai Kota/Kabupaten. Dalam waktu dekat akan menyusul pembentukan DPC Kota dan Kabupaten Tegal, serta Kabupaten Brebes. Sementara yang lainnya sudah ada embrionya, diperkirakan menyusul dalam waktu dekat,'' ujar Istiqomah, di sela-sela acara, Sabtu (13/10).

Kegiatan juga diikuti dengan pameran aneka ragam makanan dan budaya khas Jateng, melalui Javenese Food and Culture. Keberadaan PPLipi, lanjut dia, ingin bermaslahat untuk umat. PPLipi ingin berjuang bahu-membahu bersama dengan pengurus dan menjadi mitra pemerintah, dalam mewujudkan hal tersebut. Namun, usia yang masih muda kegiatan sebatas silaturahmi, pembinaan dan memberikan dukungan moral.

''Hal ini telah membuat kami merasa dihargai dan diakui dengan menjalankan kegiatan bersama pemerintah dan masyarakat. Selain itu, Kami ingin mengangkat Jateng dengan pameran aneka ragam makanan dan budaya. Era Globalisasi membuat masyarakat banyak yang melupakan budaya bangsa. Indonesia bisa menjadi bangsa yang terhormat, kalau mau memperkaya dan melestarikan budaya,'' terang dia.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jateng, Emma Rachmawati, Wasekjen DPP PPLipi, Dian Komalassari, dan Bupati Brebes, Idza Priyanti, yang mendapatkan penghargaan sebagai salah satu dari lima tokoh inspirasi di Jateng.

Ketua Pantia Harlah DPW PPLipi dan Javenese Food and Culture, Ida Hendriyani mengungkapkan, dalam pameran tersebut, panitia telah mengumpulkan dan mengundang UMKM serta seniman dari Jateng. PPLipi Jateng juga telah membantu 3.000 UMKM melalui pembinaan dan pelatihan. Selain itu, juga mendapatkan penghargaan sebagai PPLIPI terbaik.

''Selama ini, masih banyak masyarakat yang belum tahu makanan khas dari daerah-daerah di Jateng. Tarian Gambyong dan Lentog dipersembahkan di akhir acara. Kami juga menampilkan batik Semarangan, Pekalongan, Kudus. Di Jateng banyak UMKM Batik, tapi masyarakat masih jarang mengenal warna, motif dan corak batik dari daerah-daerah di Jateng,'' kata dia.

Menurut Ida, PPLipi ingin menjadikan perempuan di Indonesia lebih mandiri, berkualitas, dan beriman. Ia berharap, PPLipi dapat memberikan manfaat dalam bidang sosial kemasyarakatan.

''Untuk kali ini, kami mencoba fokus pada pengembangan dan pemberdayaan ekonomi, khususnya UMKM. Kalau perempuan mampu berdaya secara ekonomi maka akan mampu menyejahterakan anggota keluarganya,'' papar dia.


(Muhammad Arif Prayoga/CN40/SM Network)