• KANAL BERITA

Stok Air di Rembang Menipis, Komunitas Ramai-ramai Turun Tangan

BANTUAN AIR : Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Rembang, menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih di dua desa yang paling kekeringan di Kecamatan Sulang dan Kaliori. (Foto: suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
BANTUAN AIR : Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Rembang, menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih di dua desa yang paling kekeringan di Kecamatan Sulang dan Kaliori. (Foto: suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Sejumlah komunitas dari berbagai latar belakang mulai ikut turun tangan mengatasi kekeringan di Rembang. Mereka turut membantu pengadaan air bersih lantaran stok dan cadangan air bantuan yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang mulai menipis.

Terbaru, bantuan air bersih digelontorkan oleh ikatan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Rembang. Mereka menyasar dua desa yang paling dianggap terdampak kekeringan, di Kecamatan Sulang dan Kaliori.

Dua desa yang disasar air bersih kemarin adalah Pranti Kecamatan Sulang, serta Dukuh Mulo Gunungsari Kecamatan Kaliori. Dua desa tersebut masing-masing disumbang air bersih sebanyak 5.000 liter.

Perwakilan alumni IPDN Rembang yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pendidikan Tinggi Kepamong Prajaan (IKPTK), Abdul Rouf mengungkapkan, bakti sosial merupakan salah satu bukti kepedulian alumni IPDN terhadap kekeringan di Rembang.

“Droping air bersih ini sebagai bentuk empati bagi warga Rembang yang kekurangan air bersih di beberapa kecamatan seperti Kaliori, Sulang dan sebagian Sumber. Kegiatan ini merupakan hasil musyawarah IKPTK, dengan mengumpulkan dana dari para anggota, diwujudkan untuk air bersih,” kata alumni IPDN yang juga merupakan Kasubbag Keuangan Bagian Umum Setda Rembang itu.

Ia menyebutkan, penyaluran bantuan air bersih sudah dilakukan sejak dua hari lalu. sebelum di Sulang dan Kaliori, bantuan air juga sudah digelontorkan ke Ponpes Al-Hadi Lasem, Desa Wuwur dan Gembul Kecamatan Pancur. Total ada lima kecamatan yang diberikan bantuan air bersih.

“Rencananya, Sabtu besuk kami akan kembali melakukan droping air bersih dengan sasaran desa kekeringan di Kecamatan Sumber. Tidak berhenti di situ, kami juga akan menyasar desa kekeringan di Kragan,” ujarnya.

Selain alumni IPDN, bantuan air bersih juga sudah beberapa kali dilakukan komunitas lainnya seperti grup media sosial Info Seputar Rembang (ISR). Mereka sudah beberapa kali melakukan bantuan air bersih di beberapa kecamatan, seperti Kota, Pancur serta Sumber.


(Ilyas al-Musthofa/CN41/SM Network)