• KANAL BERITA

Suplai Terganggu, PDAM Kirim Air

Warga Dukuh Munggang, Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Brebes menerima droping air bersih. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)
Warga Dukuh Munggang, Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Brebes menerima droping air bersih. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)

BREBES, suaramerdeka.com - PDAM Kabupaten Brebes mengirim air ke pelanggan di Dukuh Munggang, Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kamis  (11/10), lantaran suplai air ke wilayah tersebut tersendat akibat sumber air baku Tuk Bulakan menyusut.

Kepala PDAM Unit Bumiayu, Anis Syafarudin mengatakan, kemarau panjang menyebabkan sumber air baku Tuk Bulakan menyusut. Berdasarkan pengukuran, saat ini debit air 30 liter/detik dari normal 40-50/liter/detik.

"Penurunan debit air ini berpengaruh terhadap distribusi air, terutama ke wilayah pelanggan daerah atas seperti di Dukuh Munggang ini," kata Anis.

Di Dukuh Munggang, terdapat 167 pelanggan terdampak penurunan debit air Tuk Bulakan. Wilayah terdampak lainnya blok Jalan H Yasin Jatisawit 97 pelanggan. "Untuk mengatasi kesulitan air bersih di wilayah tersebut, PDAM melakukan droping air bersih," ujarnya.

Pengiriman air ke wilayah tersebut, kata Anis, sudah sejak pertengahan bulan lalu untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih. "Pengiriman air dua hingga tiga hari sekali atau menyesuaikan kondisi pasokan air. Sekali droping rata rata dua tangki," katanya.

Berdasarkan pantauan, kiriman air bersih 8.000 liter secara bertahap tersebut diserbu warga. Seorang warga, Reza (40), mengatakan sudah hampir satu bulan ini warga pelanggan PDAM kesulitan air bersih. "Tentu kami para pelanggan sangat dirugikan mengingat air bersih sangat diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Pihaknya meminta PDAM melakukan terobosan-terobosan untuk mengatasi persoalan yang selalu muncul setiap musim kemarau. "PDAM harus bisa menjaga ketersediaan air untuk menjamin pasokan air pelanggan. Jangan hanya menuntut tagihan rekening saja," ujarnya.


(Teguh Inpras Tribowo/CN40/SM Network)