• KANAL BERITA

Tekan Pertumbuhan Penduduk, Program KB Jadi Prioritas

Warga Desa Gunungagung, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal mengikuti sosialisasi pengembangan program KB di halaman SMK Arrizqo, Kamis (11/10). (suaramerdeka.com/M Firdaus Ghozali)
Warga Desa Gunungagung, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal mengikuti sosialisasi pengembangan program KB di halaman SMK Arrizqo, Kamis (11/10). (suaramerdeka.com/M Firdaus Ghozali)

TEGAL, suaramerdeka.com - Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tegal yang tergolong tinggi, program pengendalian melalui program KB menjadi prioritas. Di Kabupaten Tegal, jumlah penduduk tercatat ada 1,4 juta jiwa tersebar di 18 kecamatan. Penduduk terpadat berada di Kecamatan Adiwerna.

‘’Kami memprioritaskan pada penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang khususnya untuk kaum pria. Peserta KB tersebut bahkan akan kami beri apresiasi dalam bentuk uang sebesar Rp 300 ribu per orang,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Kabupaten Tegal, A Thosim.

Thosim mengemukakan itu saat sosialisasi dan pengembangan program di Kampung KB di halaman SMK Arrizqo, Desa Gunungagung, Kecamatan Bumijawa. ‘’Kampung KB yang telah dibentuk sejak 2016 terus dikembangkan. Salah satunya dengan mendorong keikutsertaan akseptor KB,’’ kata Thosim.

Dalam sosialisasi yang diikuti ratusan warga tersebut, sejumlah narasumber hadir antara lain perwakilan dari BKKBN Jawa Tengah, Agus Pujiyanto, perwakilan dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Jateng, Marwati, serta anggota Komisi IX DPR RI, Dewi Aryani.

Dewi berharap, kampung KB Gunungagung terus dikembangkan oleh pemerintah dan instansi terkait untuk mengoptimalkan berbagai program KB dan program kependudukan lainnya.

Dalam kegiatan itu, digelar pelayanan KB yang diikuti oleh sekitar 80 warga dari Kampung KB Gunungagung dan sejumlah desa lain. Dua warga laki-laki yang sudah menggunakan kontrasepsi berupa vasektomi selama belasan tahun juga mendapatkan penghargaan dari panitia kegiatan.


(M Firdaus Ghozali/CN40/SM Network)