• KANAL BERITA

BPR Purbalingga Akan Luncurkan Kredit Mawar

Kepala OJK Purwokerto, Sumarlan memaparkan perkembangan kinerja perbankan di wilayah eks Karesidenan Banyumas di Purbalingga, Kamis (11/10). (suaramerdeka.com/Puji Purwanto)
Kepala OJK Purwokerto, Sumarlan memaparkan perkembangan kinerja perbankan di wilayah eks Karesidenan Banyumas di Purbalingga, Kamis (11/10). (suaramerdeka.com/Puji Purwanto)

PURBALINGGA, suaramerdeka.com - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Purbalingga akan meluncurkan kredit mawar. Program kredit mawar untuk menekan ruang gerak kreditur informal.

"Kredit mawar akan dilaunching pada 2019," kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Purbalingga, Edy Suryono, saat pelatihan dan gathering wartawan bersama OJK Purwokerto di Purbalingga, Kamis (11/10).

Menurut dia, kredit mawar ini untuk memberikan penawaran akses pendanaan yang mudah dan murah bagi para pelaku usaha mikro. Besaran kredit yang disalurkan per nasabah sebesar Rp 2,5 juta dengan lama waktu satu tahun dengan bunga rendah.

"Kalau lancar pada pengajuan kredit mawar tahap berikutnya, nasabah dapat mengakses kredit hingga Rp 5 juta," katanya.

Syarat mendapatkan kredit mawar mudah, yaitu hanya dengan melampirkan fotokopi kartu tanda penduduk dan keterangan usaha dari pemerintah desa. Setelah itu, akan disurvei oleh tim untuk memastikan pinjaman tersebut untuk modal kerja, bukan konsumsi.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto, Sumarlan mengatakan, program kredit mawar seperti program layanan keuangan sebagai upaya memberantas rentenir (Laku Semar) yang diluncurkan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto sejak 2017.

Penyaluran kredit Laku Semar dari BPR/BPS Syariah di eks Karesidenan Banyumas menunjukkan peningkatan. Data per Juni 2018 jumlah nasabah Laku Semar mencapai 2.827 nasabah dengan plafon kredit sebesar Rp 9,31 miliar dan baki debet sebesar Rp 5,75 miliar.

"Jumlah BPR/BPR Syariah yang telah memiliki produk tersebut kini bertambah menjadi 22 BPR/BPR Syariah," katanya.

Dia menambahkan, nasabah program Lakusemar adalah para pedagang kecil di pasar-pasar tradisional. Besaran kredit murah dengan kemudahan administrasi dan tanpa agunan, mulai Rp 100 ribu hingga Rp 3 juta dengan tingkat bunga dua persen per bulan.


(Puji Purwanto/CN40/SM Network)