• KANAL BERITA

Presiden Apresiasi Ponpes LDII yang Gunakan Energi Terbarukan

Presiden Jokowi saat memberikan sambutan sebelum membuka secara resmi Rakernas LDII TT Tahun 2018. (Foto: Istimewa)
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan sebelum membuka secara resmi Rakernas LDII TT Tahun 2018. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi langkah LDII yang sudah bergerak untuk memanfaatkan energi baru terbarukan di sejumlah pondok pesantren mereka. Hal tersebut dikatakan Presiden saat memberikan sambutannya yang diikuti dengan membuka secara resmi Rakernas lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tahun 2018, di Pondok Pesantren Minhajurrosyiddin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu siang.

"Tadi saya dibisiki Bapak Ketua Umum LDII (Prof Dr Abdullah Syam), penggunaan energi baru terbarukan di pondok yang di Kediri sudah memakai solar panel semua. Pondok lain belum memulai, LDII ini sudah duluan. Ini patut saya apresiasi," ujar Presiden, dalam sambutannya.

Presiden juga mengapresiasi langkah LDII memanfaatkan energi terbarukan berupa pembangkit listrik mikrohidro yang mampu menghasilkan listrik dan diterapkan dalam pengolahan sebuah pabrik teh di Jawa Timur dan disebut mampu menghemat biaya produksi hingga separuhnya.

"Mikrohidro juga sudah diterapkan di beberapa tempat oleh LDII. Saya kira ini harus terus dilakukan dalam rangka mengisi agar Indonesia makin maju dan efisien, serta bebas polusi," kata dia.

Presiden juga mengatakan pentingnya hati-hati, mempertimbangkan manfaat dan mudharat kemajuan teknologi pada Revolusi Industri 4.0 bagi bangsa.

"Perkembangan-perkembangan teknologi seperti Virtual Reality, Artificial Intelligence dan sebagainya yang harus kita hadapi dan kita antisipasi apakah banyak manfaat atau apakah banyak mudarat, ini yang belum dihitung. Tapi diperlukan semangat kebangsaan untuk dapat memfilter mana yang baik bagi bangsa kita. Saya berharap Rakernas LDII tahun ini mampu memberikan sumbangsih pemikiran kepada pemerintah terkait rekomendasi terhadap langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah dalam menyikapi dan mengimplementasikan revolusi industri keempat ini," pungkas Jokowi.  

Menurut Ketum LDII Abdullah Syam, Rakernas yang mengusung tema LDII untuk bangsa ini, diikuti oleh 1.500 pengurus LDII dari seluruh Indonesia. Tema tersebut terkait dengan komitmen LDII mencetak kader yang religius profesional yang akan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.


(Hartono Harimurti/CN40/SM Network)