• KANAL BERITA

Proyek Jembatan Gambiran Rampung

Jalan Jembatan Gambiran, Sine diaspal hotmix sejak Rabu (3/10) dan Jumat (5/10) dibuka untuk umum.(suaramerdeka.com/Anindito AN)
Jalan Jembatan Gambiran, Sine diaspal hotmix sejak Rabu (3/10) dan Jumat (5/10) dibuka untuk umum.(suaramerdeka.com/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Proyek jembatan Gambiran, Sine, rampung pada Kamis (4/10). Jembatan diaspal mulus. Rencananya, Jumat (5/10) ,jalur menuju jembatan dari arah Pungkruk, Sidoharjo sudah bisa dibuka, sehingga mobil bisa lewat.

‘’Setelah jembatan diaspal hotmix, jalur sudah bisa dibuka,’’ tutur kepala DPUPR, Marija, Kamis (4/10).

Pengerjaan proyek yang mengundang kontroversial di kalangan anggota DPRD Sragen itu dipercepat, karena dibutuhkan masyarakat.

Kabid Bina Marga DPUPR, Sugeng Himawan, memantau langsung pengerjaan pengaspalan itu mulai Rabu (3/10). Kontraktor pelaksana PT Bina Usaha melaksanakan proyek tepat waktu, sehingga kontraktor tidak terkena denda.

Didik selaku pelaksana lapangan PT Bina Usaha mengatakan, masih memiliki sisa waktu sepekan dari batas akhir kontrak, akan dipakai untuk pemantauan jembatan. ‘’Selama belum diserahkan, proyek Jembatan Gambiran masih menjadi tanggungjawab kami,’’ ungkap Didik.

Suparman, selaku kontraktor pelaksana mengaku selama proses pengerjaan, proyek jembatan Gambiran menjadi polemik di media massa. ‘’Saya tidak ingin menanggapi pro dan kontra. Saya bersama teman-teman mengerjakan jembatan sebaik-baiknya sesuai spesifikasi dari DPUPR,’’ kata Suparman.

Selesainya proyek jembatan Gambiran disambut gembira warga, karena mobil dari arah Kecamatan Sidoharjo (barat) sudah bisa melewati jalur itu.  Saat jembatan itu dikerjakan, mobil dari arah barat dengan tujuan ke kota, harus lewat jalan memutar lewat Saradan belok ke kiri tembus Jalus Lingkar Selatan Sragen (JLSS).

Bisa pula mobil dari arah pertigaan Sidoharjo menyusuri Jalur Lingkar Utara Sragen (JLUS) dan memasuki kota lewat arah Jalan Dr Sutomo. Setelah jembatan rampung, maka pengendara mobil dari arah Kecamatan Sidoharjo tidak perlu lagi muter-muter untuk masuk kota.


(Anindito AN/CN40/SM Network)