• KANAL BERITA

Tanoto Foundation Gandeng Dua PTN Tingkatkan Pendidikan SD

Koordinator Tanoto Foundation Jawa Tengah Dr Nurkholis memberikan materi kepada para peserta saat acara Introductory and management workshop di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo. (suaramerdeka.com/Yulianto)
Koordinator Tanoto Foundation Jawa Tengah Dr Nurkholis memberikan materi kepada para peserta saat acara Introductory and management workshop di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo. (suaramerdeka.com/Yulianto)

SEMARANG,suaramerdeka.com - Tanoto Foundation bekerja sama dengan LPTK Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan UNS Surakarta akan meningkatkan mutu pendidikan sekolah dasar di Jateng.  

Tahun 2018 ini, program Pintar Tanoto Foundation tersebar di lima Provinsi 14 Kabupaten/Kota, 426 SD/MI dan 10 LPTK Mitra. Di Jawa Tengah, Sekolah dan Madrasah mitra LPTK yang akan menjadi sekolah binaan sebanyak 18  sekolah, terdiri dari sembilan sekolah SD/SMP sekolah binaan LPTK UNS Surakarta dan sembilan Madrasah Ibtidaiyah (MI) / Madrasah Tsanawiyah (MTs) binaan LPTK UIN Walisongo Semarang.

Sebanyak 18 sekolah ini menjadi target awal program Tanoto Foundation di Jateng, kata koordinator Tanoto Foundation Jawa Tengah, Dr Nurkolis, MM dalam acara Introductory and management workshop di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo, Kamis (4/10).

Nurkolis mengatakan, program Pintar, atau Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran merupakan inisiasi Tanoto Foundation dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. Tanoto Foundation ini telah diresmikan oleh Mendikbud RI Muhadjir Effendy akhir September lalu.

Pintar berfokus pada tiga pendekatan, yaitu membangun praktik-praktik baik pembelajaran, manajemen dan kepemimpinan sekolah, mendukung pemerintah menyebarluaskan praktik-praktik baik, dan mendukung Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam pendidikan calon guru.

"Saya berharap sekolah yang sudah kami bina bisa menyebarluaskan ke sekolah/madrasah yang lain," ungkap Nurkolis.

Kasi Pendidikan Kemenag Semarang, Dr Fahrurronji, mendukung program kegiatan Tanoto Foundation tersebut. Ia berjanji akan menyebarkan informasi ini ke semua sekolah/madrasah di Semarang.

"Kami di Tanoto Foundation percaya bahwa pendidikan berkualitas akan mempercepat munculnya kesetaraan peluang. Keyakinan kami turut diperkuat dengan hasil penelitian Mc Kinsey tahun 2017 bahwa program peningkatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah berdampak besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia," tukasnya.

Acara dibuka Wakil Dekan 1, Prof Dr Fatah Syukur, didampingi Wakil Dekan 2, Dr Ahmad Mutohar MAg. Dihadiri para dosen LPTK dan Kepala Madrasah Binaan.

Bekerja sama dengan pemerintah, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota, dan pada 2022 program Pintar ditargetkan menjangkau 12.000 sekolah dan madrasah di Indonesia.


(Yulianto/CN40/SM Network)