• KANAL BERITA

PKS Gandeng Koalisi Pakatan Harapan Malaysia

Gandeng Koalisi Pakatan Harapan Malaysia.  (SM/Doc)
Gandeng Koalisi Pakatan Harapan Malaysia.  (SM/Doc)
JAKARTA, suaramerdeka.com -  Partai Keadilan Sejahtera (PKS),terus membangun komunikasi yang baik dengan partai politik negeri tetangga. khususnya partai politik yang memiliki kesamaan visi baik dalam hal isu-isu keislaman dan keumatan internasional, maupun partai-partai yang peduliterhadap pengakuan “good governance” dan isu-isu keadilan sosial pada umumnya.   

 Salah satunya dengan melakukan lawatan ke beberapa partai yang tergabung dalam kosalisi Pakatan Harapan (PH) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 6-7 September lalu.

 Dipilihnya PH bukan tanpa sebab. Menurut Farouk Abdullah Alwyni (FAA) MA, MBA, Head, Foreign Service and Public Diplomacy Bureau, yang merupakan ketua rombongan,  PH memiliki kesamaan visi dengan PKS. 

Yakni sama-sama peduli dengan  kebutuhan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan mempunyai pemihan kepada masyarakat banyak. Di samping elemen terkait penegakan Islam sebagai Rahmatan Lil’alamin dalam konteks masyarakat plural.

PH tercatat berhasil menggeser partai koalisi Barisan Nasional (BN) yang sudah 60 tahun berkuasa di Malaysia. Pada Rabu (9/5) menjadi hari paling kelabu bagi koalisi BN, lantaran kalah dalam Pemilihan Umum.

 Dalam  Pemilu yang digelar, koalisi partai sayap kanan dan tengah itu meraih 79 dari 222 kursi parlemen. Mereka dikalahkan oleh koalisi oposisi, Pakatan Harapan (PH), yang memenangkan 122 kursi parlemen. Banyak pengamat menilai Ketua BN, Najib Razak, tidak kuasa menahan gemuruh suara rakyat yang menginginkan adanya perubahan.

  PKS merasa perlu membangun jaringan dengan PH. Gayung pun bersambut. Selaku ketua delegasi, FAA menjelaskan pertemuan berjalan hangat dan mendapat respon yang sangat positif.  Dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Parti Keadilan Rakyat (PKR), Dato’ Saifuddin Nasution bin Ismail yang juga Menteri Perdagangan, yang diadakan di Kementerian  Perdagangan Malaysia itu,  mengaku menyampaikan harapannya agar tali silaturahim,  sinergi dan hubungan antarkedua partai dapat berjalan mulus, langgeng dan akrab.

“Selain itu, dengan membangun komunikasi yang baik dengan partai-partai yang tergabungdalam PH, maka akan membantu kita juga untuk menyuarakan berbagai persoalanyang dihadapi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kita, khususnya yang tidakmempunai kejelasan status (irregular) agar tetap diperlakukan secara  manusiawi,” ujar FAA sebagaimana rilis yang diterima Suaramerdeka. Com,  Selasa (2/10).

 FAA menjelaskan, hubungan tersebut bukan hanya sekadar menjadi hubungan antar partai, namun lebih dari itu dapat menjadi hubungan kekeluargaan, dari dua Negara Serumpun.

Hal serupa juga disampaikan Ustadz Ahmad Awang (UAA) selaku General Advisor  Parti Amanah Negara di Wisma Amanah Negara. Kehadiran PKS menjadi momen menjaga dan mengeratkan tali silaturahim antarkedua partai yang sekaligus juga mengeratkan hubungan dua negara.

  Dia juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekatPartai Amanah Negara  bahkan akanmengadakan kunjungan ke Jakarta untuk bersilaturahim ke kantor DPP PKS.

Ditambahkan UAA, PKS dianggap lebih senior dan mempunyai lebih banyak aktivitas politik. Hal ini juga diharapkan  dapat bertukar pengalaman dan sama-sama saling belajar antar kedua partai.

Sebagai realisasinya,  tambah UAA,  bagian Pemuda Partai dan Partai Amanah Negara, juga akan membuat wadah komunikasi denganbidang kepemudaan PKS dalam bentuk diskusi untuk berbagi pengalaman sekaligus program-program yang terkait dengan kepartaian.

(Benny Benke/CN34/SM Network)