• KANAL BERITA

Pendakian Merbabu dan Ungaran Ditutup Sementara

Antisipasi Kebakaran Hutan

Pengunjung Candi Gedongsongo, Bandungan, Kabupaten Semarang menyusuri jalur wisata yang berdekatan dengan kawah belerang atau candi 4 yang semaknya sempat terbakar, Jumat (28/9) kemarin. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
Pengunjung Candi Gedongsongo, Bandungan, Kabupaten Semarang menyusuri jalur wisata yang berdekatan dengan kawah belerang atau candi 4 yang semaknya sempat terbakar, Jumat (28/9) kemarin. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Seluruh jalur pendakian menuju Gunung Merbabu ditutup sementara untuk pendakian. Hal itu diatur melalui Surat Edaran Nomor : 532/T.35/TU/EVLAP/2018 yang dikeluarkan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu tertanggal 27 September 2018. Penutupan sementara itu, rencananya akan berlangsung mulai 8 hingga 31 Oktober 2018 mendatang.

“Kegiatan khusus untuk pendakian ditutup sementara, tetapi untuk aktivitas pemantauan yang dilakukan mitra kerja polisi hutan tetap melaksanakan patroli,” kata Koordinator SAR Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Agus Surolawe, Senin (1/10).

Ketika ditanya tentang kondisi jalur pendakian Gunung Merbabu, ia mengungkapkan, saat ini memang tergolong kering, sehingga mudah atau berpotensi terbakar. Dengan demikian, jika tidak diantisipasi sejak dini hutan yang ada akan rawan terbakar.

“Lebih kepada mengutamakan aspek keselamatan pengunjung, di samping mengantisipasi kebakaran,” ujarnya.

Kepada para pendaki, pihaknya bersama mitra Balai Taman Nasional Gunung Merbabu meminta agar memahami surat edaran itu. Artinya aturan yang ada, mestinya diperhatikan dan dipatuhi semua pihak.

“Seluruh posko pendakian atau basecamp dan sukarelawan bersama warga sudah siaga, melakukan pemantauan, serta memberikan pengertian kepada calon pendaki agar tidak melanjutkan pendakian ke Gunung Merbabu,” imbuhnya.

Selain jalur pendakian di Gunung Merbabu, penutupan jalur sementara juga ditetapkan untuk jalur Gunung Ungaran melalui Basecamp Mawar. Anggota pecinta alam yang tergabung dalam Solidaritas Anak Kluwihan Peduli Alam (Sakpala) sekaligus pengelola Basecamp Mawar, Sholikin menuturkan, setelah berkomunikasi dan berkonsultasi dengan Perum Perhutani BKPH Ambarawa akhirnya diputuskan untuk menutup sementara Jalur Pendakian Gunung Ungaran via Basecamp Mawar. Penutupan jalur itu ditetapkan dalam rangka mengantisipasi sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan di Gunung Ungaran.

“Jalur pendakian Gunung Ungaran via Pos Mawar ditutup sementara, mulai Jumat (28/9) sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan,” kata Sholikin.


(Ranin Agung/CN40/SM Network)