• KANAL BERITA

Tim Monitoring Temukan Rokok Kadaluwarsa

Konsumen Diminta Lebih Teliti Membeli

Tim gabungan melakukan pengecekan mengenai rokok tanpa cukai di wilayah Kejajar dan Garung, Senin (1/10) siang. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)
Tim gabungan melakukan pengecekan mengenai rokok tanpa cukai di wilayah Kejajar dan Garung, Senin (1/10) siang. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

WONOSOBO, suaramerdeka.com - Untuk menekan peredaran rokok ilegal, tim monitoring rokok cukai ilegal yang terdiri dari unsur Kodim 0707, Satpol PP dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo kembali melakukan monitoring pengawasan rokok ilegal di wilayah Kejajar dan Garung, Senin (1/10) siang. Monitoring cukai ilegal menyasar sejumlah toko dan pedagang pasar tradisional di kedua wilayah atas Wonosobo tersebut.

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Wonosobo, Sunarso menyebutkan, untuk temuan rokok pita cukai palsu dan rokok tidak dilekati pita cukai atau ilegal memang tidak ada. Namun, di wilayah Kecamatan Kejajar pihaknya masih menemukan pedagang yang masih menjual rokok kadaluwarsa. Terhadap temuan tersebut, tim sudah melakukan langkah sesuai dengan prosedur yaitu mengamankan dan memberikan penyuluhan kepada para pedagang.

Pihaknya meminta ke depan lebih teliti lagi dalam memperjualbelikan rokok. Hal itu demi melindungi kepentingan konsumen, agar tidak mengalami kerugian di kemudian hari. Hal itu juga diamini Kepala Seksi Bimbingan dan Penyuluhan, Bidang Penegakan Perda Satpol PP, Warjono. Dia menegaskan, meski pun kesadaran para pedagang tersebut lebih baik, tidak menyurutkan upaya tim melakukan monitoring secara berkala.

"Tujuan dari monitoring, selain menegakkan peraturan Undang undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Masyarakat dilarang menjual rokok yang dilekati cukai ilegal (polos) atau menjual rokok dilekati cukai tapi palsu, juga sebagai langkah antisipatif demi mencegah kerugian pada konsumen. Kepada para konsumen yang dalam waktu bersamaan tengah membeli rokok pun, secara tegas meminta agar mereka lebih teliti lagi," tutur dia.

Mohon dilihat secara lebih detail pada bagian samping mau pun atas bungkus rokok, di mana biasanya tanggal kadaluwarsa tertera. Imbauan tim monitoring rokok cukai ilegal, disambut positif para pedagang, salah satunya Lydia, pemilik toko di Jalan Dieng Kecamatan Kejajar. Dia mengaku enggan menanggung risiko pidana apabila sampai ketahuan memperdagangkan rokok ilegal tanpa cukai.


(M Abdul Rohman/CN40/SM Network)