• KANAL BERITA

Suplai Makanan untuk Pengungsi Gempa Palu Masih Kurang

Foto Istimewa
Foto Istimewa

PALU, suaramerdeka.com - Korban gempa dan tsunami di Palu masih bertahan di halaman Polda Sulteng. Dilaporkan ada sebanyak 1.682 korban gempa dan tsunami Palu yang masih berada di lokasi meski kebutuhan logistik terus menipis.

Koordinator posko Polda, Ahmar FN mengungkapkan, hingga saat ini suplai makanan ke pengungsi masih sangat kurang. 

Sementara pengungsi sebagian besar berasal dari Talise, kampung nelayan, Kelurahan Tondo. "Umumnya adalah anak-anak kuliahan," ujarnya singkat.

Posko itu juga membantu warga untuk mendapatkan laporan keluarganya yang masih hilang, karena dari berbagai tim terus melakukan langkah evakuasi di semua lokasi terdampak gempa dan tsunami.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo yang berkunjung ke Palu pada Minggu (30/9) meminta jajarannya untuk memprioritaskan evakuasi korban sebagai langkah pertama penanganan bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah.

"Yang pertama yang paling penting tadi saya tekankan pada seluruh Kementerian, TNI, Polri, juga Pak Gubernur, agar penanganan yang dilakukan pertama adalah yang berkaitan dengan evakuasi," kata Presiden di Bandara Mutiara Sis Al Jufri.

Terkait proses evakuasi ini, Presiden mengatakan ada beberapa desa yang masih belum bisa dievakuasi karena keterbatasan alat berat.

"Besok pagi Insya Allah Pak Menteri PU sudah mengerahkan alat berat dari Mamuju, dari Gorontalo, dari Poso, dan nanti malam ini datang jadi besok pagi mulai evakuasi di tempat-tempat yang masih kita perkirakan ada korban yang belum bisa kita ambil," kata dia.


(CNN/CN19/SM Network)