• KANAL BERITA

DPD Partai Golkar Sragen Targetkan Kursi di DPR

GEMBLENG KADER: Ketua DPD Partai Golkar Sragen Agus Fatchur Rahman menggembleng para kader saat rakor dan bimtek, Minggu (22/9) lalu. (Suaramerdeka.com/ Basuni H)
GEMBLENG KADER: Ketua DPD Partai Golkar Sragen Agus Fatchur Rahman menggembleng para kader saat rakor dan bimtek, Minggu (22/9) lalu. (Suaramerdeka.com/ Basuni H)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Meski daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IV yang terdiri atas Kabupaten Sragen, Karanganyar dan Wonogiri dianggap sebagai dapil yang paling ketat persaingannya, tapi Partai Golkar menganggapnya sama saja dengan daerah lain dan tetap akan menghadapinya dengan ikhtiar yang maksimal.

Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, diharapkan Partai Golkar bisa mengantarkan orang asli Sragen sebagai anggota DPR di Jakarta. Demikian diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Sragen Agus Fatchur Rahman tatkala ditemui, Selasa (25/9).

“Dalam 11 kali pemilu yang sudah digelar, belum pernah ada warga Sragen yang menjadi anggota DPR, dari partai apa pun. Diharapkan pada Pemilu 2019 ada putra Sragen yang mewakili,” kata Agus.

Kali terakhir orang asli Sragen yang menjadi legislator adalah menjadi anggota Konstituante pada 1955 silam.

Agus mengakui, di dapil Jawa Tengah IV memang banyak sekali tokoh yang bersaing, termasuk mantan bupati dan wakil bupati, untuk bisa melenggang ke Senayan. Mereka adalah dua mantan Bupati Wonogiri, Begug Purnomosidi dan Danar Rahmanto, serta dirinya dan mantan Wabup Karanganyar Paryono. Belum termasuk para petahana DPR yang merupakan para tokoh dan memiliki basis massa yang kuat.

Terkait target di Pemilu 2019, diharapkan Partai Golkar bisa menambah jumlah kursi di DPRD kabupaten, yang pada Pemilu 2014 lalu delapan kursi.

Agus yang mantan wabup dan bupati Sragen ini menandaskan, partainya juga sudah menggelar rapat koordinasi dan bimbingan teknis (Bimtek), yang digelar di kantor DPD pada Minggu (22/9) lalu.

Acara menghadirkan beberapa narasumber, Diyah Nur Widowati dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum dan Agus Riwanto yang juga mantan Ketua KPU Sragen.

Kegiatan yang diikuti para calon legislatif (caleg), pengurus partai dan kader itu sebagai upaya koordinasi dan konsolidasi serta bekal pemahaman bagi mereka. Hal ini agar mereka paham aturan dan ketentuan yang ada di Pemilu 2019.

“Pembekalan seperti ini penting untuk para caleg dan kader, sebab banyak yang berubah di Pemilu 2019, termasuk aturan serta ketentuan,” tandasnya.


(Basuni Hariwoto/CN33/SM Network)