• KANAL BERITA

Mayoritas Petani Hanya Sebagai Penggarap

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Ahsin Makruf (memegang mike, dua dari kanan) sebagai pembicara dalam Diskusi Prime Topic di Hotel Noormans Semarang. (Foto: suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)
Anggota Komisi B DPRD Jateng, Ahsin Makruf (memegang mike, dua dari kanan) sebagai pembicara dalam Diskusi Prime Topic di Hotel Noormans Semarang. (Foto: suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Lahan pertanian di Jawa Tengah, mayoritas masih dikuasai negara. Selain itu dikuasi oleh kelompok kapital. Sehingga mayoritas petani di Jawa Tengah adalah penggarap. Bukan pemilik lahan.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi B DPRD Jateng, Ahsin Makruf, dalam Diskusi Prime Topic yang digelar MNC Trijaya FM Semarang, dengan tema: Memuliakan Petani, di Ruang Bahana Hotel Noormans Semarang, Senin (24/9).

"Persoalan lainnya, adalah lahan pertanian di Jawa Tengah mayoritas sudah terdesak untuk pembangunan industri dan infrastruktur. Padahal ada Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan sawah lestari, tetapi selalu dilanggar," kata Ahsin.

Namun Ahsin mengapresiasi mekanisasi pertanian di Jawa Tengah sudah cukup bagus. "Tinggal bagaimana dari upaya tersebut mampu menyejahterakan petani dan masyarakat, itu baru dunia pertanian sudah dianggap berdaulat," tandasnya.


(Nugroho Wahyu Utomo/CN41/SM Network)