• KANAL BERITA

Pemerintah Dorong Pertumbuhan Talenta Kreatif Inovatif

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pemerintah mendorong tumbuhnya talenta muda inovatif dan kreatif dengan menfasilitasi “Innovation Room” bagi masyarakat yang ingin mengembangkan minat dan bakatnya pada industri digital.

Untuk itu Kementerian Ketenagakerjaan menyediakan ruangan yang didesain dengan gaya "zaman now" agar tidak pernah sepi dari kegiatan komunitas digital dan komunitas wirausaha muda.

“Innovation Room berfokus menjadi talent hubatau wadah bagi komunitas millenial berkegiatan kreatif dan innovative serta memberikan terobosan fasilitas khususnya memfasilitasi talenta muda di dunia startup dalam menghadapi industri 4.0,” kata Menaker M Hanif Dhakiri, di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Rabu (19/9).

Menurut Hanif, dalam menghadapi era digital di dunia kerja sekarang ini, bukan hanya hard skill yang dibutuhkan, tetapi juga soft skill, terutama kemampuan yang memberikan solusi atas berbagai macam permasalahan dengan menggunakan teknologi.

“Sejalan dengan misi tersebut Innovation Room berkerja sama dengan Lingkaran pelopor platform edukasi kreatif pertama di Indonesia, mencetuskan program beasiswa pelatihan kepada talenta muda Indonesia. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan soft skill para pemuda Indonesia,” jelas Hanif.

Di dalam pelatihan tersebut, terdapat empat kelas yang ditawarkan yaitu brand strategist, social media specialist, digital marketer dan complex problem solving. Peserta pelatihan diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan mampu membuat strategi brand yang dimiliki.
 
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Kemnaker, Khairul Anwar, mengungkapkan dari total pendaftar sebanyak hampir 700 orang dari berbagai macam start up, dipilih 80 talenta muda yang siap berkontribusi dan berkolaborasi.

“Faktor yang menjadi pertimbangan adalah motivasi peserta, penjelasan mengenai usaha start up yang sedang dijalani dan komitmen mengikuti kegiatan secara penuh. Serta diutamakan peserta yang start up nya bergerak dalam mengembangkan umkm dan potensi daerah,” jelas Khairul.


(Wahyu Atmadji/CN41/SM Network)