• KANAL BERITA

Bupati: Berwisata di Batang Murah Sebagai Strategi Promosi

Bupati Wihaji saat memberikan kata sambutan di depan ratusan Peserta Pantura Tourism Expo II 2018. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)
Bupati Wihaji saat memberikan kata sambutan di depan ratusan Peserta Pantura Tourism Expo II 2018. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)

BATANG,suaramerdeka.com – Sekitar 400 pegiat wisata dari berbagai kota di Indonesia mengikuti kegiatan Pantura Tourism Expo II 2018 di Kabupaten Batang. Mereka dengan menggunakan sejumlah bus, siap untuk menjelajah sejumlah destinasi wisata. Baik wisata pantai, pegunungan, hutan, seribu curug (air terjun), serta sentra Usaha Mikro Kecil menengah, seperti emping, kopi, batik Rifaiyah dan lainnya di wilayah Kabupaten Batang.

Bupati Wihaji saat menerima ratusan wisatawan nusantara (wisman) di pendopo Kantor Bupati Batang, Sabtu (15/9) mengatakan, berwisata di Batang itu murah. Karena tiket masuk obyek wisata rata-rata Rp 5.000,-/orang, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda). Tetapi juga ada yang hanya Rp. 3.000,-/orang.

"Kenapa murah, karena itu merupakan bagian strategi promosi untuk menarik wisatawan sebanyak-banyaknya. Yang penting bagi kita adalah, orang berkunjung dulu ke Batang. Setelah menikmati (indahnya tempat wisata), pasti akan kembali lagi ke Batang, karena suasananya tidak membosankan dan selalu ada festival yang menarik untuk dikunjungi," papar Wihaji.

Bupati juga berharap di Pantura Tourism Expo II 2018, menjadi gairah baru untuk memperkenalkan dan mempromosikan wisata di Batang. Karena Batang punya Pantai Sigandu, Taman Safari Dolphin Center, Pantai Ujungnegoro, Pantai Celong, Pantai Jodoh, River Tubing Pandansari, seribu curug dan lainnya.

Di samping wisata pantai, imbuh Bupati, Batang juga mempunyai wisata pegunungan. Wanawisata Sikembang, Agrowisata Kebun Teh Pagilaran, Air panas di dataran tinggi Dieng (yang masuk wilayah Kabupaten Batang), dan Curug Lawe. Juga destinasi wisata yang sejuk, asri dengan udara yang dingin mencapai 10 derajat, bahkan hingga sampai nol derajat, yakni Wisata Kentang Sigemplong.

“Perlu kami sampaikan, kunjungan wisata di Batang mencapai 500 wisatawan setiap tahun. Oleh karena itu, kami berharap melalui event Pantura Tourism Expo II 2018, dapat menarik wisatawan domestik maupun luar negeri dengan targetnya sebanyak-banyaknya,” sebut Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso menambahkan, event Pantura Tourism Expo II 2018, merupakan kerja sama Pemkab Batang dengan Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Pantura yang diikuti oleh sebelas Kabupaten/Kota. Di antaranya adalah Pekalongan, Pemalang, Kendal Wonosobo, Banyumas, Salatiga, Banjarnegara, yang juga ikut mempromosikan UMKM di wilayahnya masing-masing.

"Para pegiat wisata yang ikut dalam event ini berasal dari berbagai kota dan kabupaten di Indonesia. Mereka kita ajak berkeliling untuk mengexplore potensi wisata di Kabupaten Batang. Harapan kami semua biro perjalanan bisa menjadwalkan paket wisata di Kabupaten Batang untuk menyukseskan Visit Batang 2022 sebagai surganya Asia," tandas Wahyu Budi Santoso.


(Kasirin Umar/CN40/SM Network)