• KANAL BERITA

Pipa Utama Pecah, Air PDAM di Perkotaan Macet

PERBAIKAN PIPA : Seorang pekerja teknisi memperbaiki pipa transmisi air bersih PDAM yang pecah di pinggir jalan antara Randudongkal-Belik. (Foto: suaramerdeka.com/Saiful Bachri)
PERBAIKAN PIPA : Seorang pekerja teknisi memperbaiki pipa transmisi air bersih PDAM yang pecah di pinggir jalan antara Randudongkal-Belik. (Foto: suaramerdeka.com/Saiful Bachri)

PEMALANG, suaramerdeka.com - Pipa transmisi PDAM Tirta Mulia di pinggir jalan Randudongkal-Belik pecah, sehingga ratusan pelanggan perusahaan daerah di wilayah perkotaan macet tidak mendapatkan air bersih mulai pukul 09.00 Jumat (14/9).

Pelanggan kaget atas kejadian, kendati sebelumnya sudah diumumkan baik melalui medsos maupun siaran mobil keliling. Pelanggan diminta menampung air untuk kebutuhan sekitar dua hari, namun banyak pelanggan kebingungan mencari air pengganti.

"Kami sudah memberitahukan kepada pelanggan maupun masyarakat pengguna air bersih agar menampung air sebanyak-banyaknya untuk kebutuhan sehari dua hari," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas PDAM Tirta Mulia Pemalang Ponco Adisuseno.

Ponco mengatakan pipa transmisi yang pecah itu kemungkinan disebabkan karena musim kemarau yang panjang sehingga tanah di dalam panas, kondisi pipa yang sudah tua serta beban yang berat dari atas, sehingga pipa pecah.

Padahal pipa itu merupakan jalur utama untuk menyuplai air ke wilayah perkotaan. Pipa jenis Alumunium Composite Panel (ACP) dengan ukuran 14 inci, itu menyuplai air bersih untuk pelanggan di sejumlah wilayah. Yaitu  Pemalang, Taman, Bantarbolang, Petarukan, Semaya dan Semingkir.

Perbaikan pipa sudah dilakukan Jumat (14/9) pukul 09.00 dan diperkirakan perbaikan selesai Jumat malam, namun air tidak serta merta mengucur deras kepada pelanggan. Tetapi menyesuikan grafitasi dan posisi jaringan pelanggan.

Untuk pelanggan yang berada di daerah ujung biasanya baru akan menikmati air lancar kembali sekitar satu hari kemudian. Untuk itu PDAM menyiapkan beberapa armada mobil tangki, jika sewaktu-waktu ada pelanggan yang laporan membutuhkan air bersih


(Saiful Bachri/CN41/SM Network)