• KANAL BERITA

Semarang Butuh Pemuda Pintar dan Peduli

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberikan materi kuliah umum bagi mahasiswa baru di Kampus Untag.  (suaramerdeka.com/dok).
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberikan materi kuliah umum bagi mahasiswa baru di Kampus Untag. (suaramerdeka.com/dok).

SEMARANG, suaramerdeka.com - Konsep bergerak bersama untuk peduli terhadap kemajuan Kota Semarang yang dicanangkan Wali Kota Hendrar Prihadi sejak dilantik pada 17 Februari 2016 terus digelorakan. Jumat, (14/9), bertempat di Gedung Graha Kebangsaan Kampus Untag Bendan Duwur, Hendi sapaan akrab wali kota kembali menjelaskan konsep tersebut saat memberikan kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa baru.

“Untuk adik-adik mahasiswa baru Untag yang tidak tinggal di Semarang. Saya berharap kalian harus segera menyesuaikan dengan lingkungan yang ada. Kebanyakan yang Saya tahu dan Saya sangat tidak suka dengan mahasiswa tidak mempedulikan lingkungan-lingkungan sekitar. Di ajak arisan RT tidak mau datang, diajak kerja bakti tidak datang karena dia merasa bukan warga Semarang. Nah untuk mahasiswa baru Untag meskipun kalian bukan orang Semarang, karena kalian tinggal di Semarang lakukanlah kegiatan-kegaiatan kemasyarakatan karena ini merupakan bagian dari kepedulian kawan-kawan sekalian untuk kota dan bangsa ini,” tutur Walikota.

Peduli dengan kota ini menurut Hendi bisa diwujudkan dengan  berbagai hal dan banyak cara. Misalnya dengan membuat kegiatan positif di kota ini maupun ide-ide kreatif yang bisa memajukan kota Semarang. Selain itu bisa dengan melaporkan berbagai hal terkait pelayanan publik maupun pembangunan di Kota Semarang melalui aplikasi LAPOR HENDI dan media-media sosial yang lain bila ada yang rusak atau kurang bagus penataannya.

Ia juga mengajak para mahasiswa untuk menumbuhkan nilai tambah (poin plus) di dalam selama menempuh pendidikan di bangku perkuliahan. Karena nilai plus ini nantinya akan menjadi modal dalam mencari lapangan pekerjaan.

“Nantinya adik-adik mahasiswa baru ini harus menjalani sebuah proses pembelajaran untuk nanti bisa bersaing di dalam sebuah pertandingan sesungguhnya yaitu dunia kerja. Maka persiapkan dan bekali diri dengan poin plus karena lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan angakatan kerja, nanti generasi yang terpilih yang benar-benar di terima di perusahaan-perusahaan,” pesan Wali Kota.

Kuliah umum tersebut dihadiri juga Rektor Untag Semarang, Dr. Suparno, M.Si, Ketua pengusrus Yayasan Pembinan Pendidikan 17 Agustus 1945, Budi Darmawan, Ketua Pembina, Prof Dr. Sarsintorini Putra, SH, MH, dan Ketua Pengawas Djatmiko Waluyo.


(Yulianto/CN41/SM Network)