• KANAL BERITA

Kamad MA NU Lasem Jadi yang Terbaik se-Jateng

Foto: suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa
Foto: suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa

REMBANG, suaramerdeka.com – Kabupaten Rembang dibuat bangga atas prestasi yang ditorehkan oleh salah satu guru swastanya. Saidah, adalah Kepala sebuah madrasah swasta yang tidak terbilang favorit, MA NU Lasem.

Namun, karyanya cukup membuat dewan juri menjadikan guru kelahiran Rembang, 19 Agustus 1983 ini menjadi juara I Kepala MA berprestasi tingkat Jawa Tengah. Sa’idah berhasil menjadi pemenang/juara pertama guru berprestasi tahun 2018 kategori Kepala MA dalam lomba Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tingkat provinsi yang diselenggarakan di, akhir Agustus lalu.

Lomba GTK tingkat provinsi Jateng ini dimaksudkan untuk mendorong, meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru, kepala, pengawas, laboran dan pustakaan madrasah dalam melaksanakan tugas.

Selain itu, event ini juga difungsikan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan madrasah yang memiliki kompetensi, dedikasi dan prestasi yang diraih dalam bidangnya.

Saidah lahir adalah sosok yang sederhana dan cakap. Lulusan S2 MPI IAIN Kudus dengan IPK 3,89 ini mampu menjalankan dengan baik amanah sebagai kepala di MA NU Lasem. Meskipun cita-cita awalnya adalah menjadi dosen.

Judul materi yang dipresentasikan Saidah ketika lomba adalah “Penanaman Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Budaya Lokal melalui Ekstrakurikuler Seni Batik Tulis Lasem di MA Nu Lasem”.

Kepada wartawan Saidah mengatakan, dirinya telah mempersiapkan jauh hari dengan materi presentasi yang sudah dibuatnya. “Saya juga berusaha menggunakan Bahasa Inggris dalam menyampaikan pembukaan dan penutupan presentasi, dengan tujuan sebagai nilai plus untuk penerapan presentasi kemampuan bahasa asing,” katanya.

Ketika juri bertanya dengan menggunakan bahasa asing, ia juga berusaha untuk menjawab semua pertanyaan dengan bahasa asing. “Penampilan juga dianjurkan sewajarnya tidak menggunakan asesoris yang mencolok. Penampilan sederhana sebagai seorang guru itu lebih elegan,” ucapnya.

Saidah mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang telah memberikan doa dan motivasi. Utamanya dari keluarga, pengawas madrasah, Kemenag Rembang, kelurga besar MA Nu dan LP Ma'arif NU. “Kini saya tengah mempersiapkan diri menuju lomba tingkat nasional,” tandasnya.


(Ilyas al-Musthofa/CN41/SM Network)