• KANAL BERITA

156 BPD Masuki Akhir Masa Jabatan

Kepala Dispermasdes Kabupaten Semarang, Prayitno Sudaryanto. (Foto: suaramerdeka.com/Ranin Agung)
Kepala Dispermasdes Kabupaten Semarang, Prayitno Sudaryanto. (Foto: suaramerdeka.com/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Kelembagaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada 156 desa di Kabupaten Semarang akan memasuki akhir masa jabatan (AMJ) pada Oktober 2018 mendatang. Untuk syarat dan ketentuan pengisian lembaga BPD, seluruhnya sudah diatur dalam Perda Kabupaten Semarang Nomor 4 Tahun 2018 tentang BPD serta Peraturan Bupati Semarang Nomor 21 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Pembentukan BPD.

“Pengisian harus dilaksanakan paling lambat tiga bulan sebelum AMJ BPD di masing-masing desa. Kita memang mengedepankan pembentukan BPD dahulu, karena kedudukannya diperlukan untuk kepanitiaan Pilkades,” kata Kepala Dispermasdes Kabupaten Semarang, Prayitno Sudaryanto didampingiKabid Pemerintahan Desa, Aris Setyawan, Jumat (14/9).

Dari pantauannya, pembentukan ratusan lembaga BPD yang tersebar di 19 kecamatan tersebut sudah mulai berjalan. Tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) Penetapan dari Bupati Semarang serta dilantik saja. Adapun sisa kepengurusan BPD dari total 208 desa, nantinya akan diganti sesuai batas AMJ berikutnya.

“Pelantikan dilaksanakan oleh Bupati atau camat setempat. Paling lambat 30 hari setelah SK turun, mereka harus sudah dilantik,” imbuhnya.

Ketika ditanya berapa jumlah anggota lembaga BPD di Kabupaten Semarang, Aris Setyawan menjabarkan, paling sedikit lima orang dan maksimal sembilan orang. Jumlah tadi mengacu batasan jumlah penduduk setiap desa yang ditetapkan dalam peraturan daerah.

“Kemudian wajib ada perwakilan perempuan, minimal satu orang. Sejauh ini data yang masuk menyebutkan dari 156 desa, 21 desa di 5 kecamatan anggota BPD-nya sudah terlantik. Sisanya akan dilantik bertahap hingga Oktober 2018,” jabarnya. 


(Ranin Agung/CN41/SM Network)