• KANAL BERITA

Bunga Bangkai Mekar di Kampung Bogeman

Pekarangan Sulastri Jadi Perhatian

LANGKA: Bunga bangkai muncul dan mekar di pekarangan rumah milik Euthalia Sulastri di Kampung Bogeman, Kelurahan Panjang, Kota Magelang. (suaramerdeka.com/ Asef Amani)
LANGKA: Bunga bangkai muncul dan mekar di pekarangan rumah milik Euthalia Sulastri di Kampung Bogeman, Kelurahan Panjang, Kota Magelang. (suaramerdeka.com/ Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Rumah milik Euthalia Sulastri di Kampung Bogeman Wetan RT/RW 02/07, Kelurahan Panjang mendadak menjadi pusat perhatian warga. Pasalnya, di pekarangan depan rumah ini tumbuh tanaman langka berupa bunga bangkai yang mengeluarkan bau tak sedap.

Bunga bangkai ini ditemukan oleh pemilik pekarangan sendiri pada Senin (10/9) lalu. Saat itu Sulastri tengah membersihkan pekarangan dan mencium bau bangkai.

“Awalnya saya menduga bau bangkai ini berasal dari binatang liar yang mati. Tidak tahu sama sekali kalau asalnya dari bunga langka ini,” ujarnya kepada Suara Merdeka di kediamannya, Jumat (14/9).

Dia menuturkan, bau bunga yang termasuk langka ini kerap tercium di waktu sore hari menjelang maghrib. Anehnya, tetangga sekitar tidak mencium bau bangkai di sekitar rumahnya, seperti yang ia rasakan.

“Saat pertama kali saya lihat, bunga ini hanya berukuran sekitar 5 cm. Ketika itu saya langsung cerita ke warga dan keesokan harinya mereka ramai-ramai datang ke rumah untuk melihat sendiri bunganya,” katanya.

Saat ini, katanya, ukuran bunga bangkai yang tumbuh di pekarangannya sudah berukuran sekitar 15 cm dan menghasilkan bau yang berbeda. Bahkan, muncul 4-5 tunas bunga bangkai baru yang masih kuncup di sekelilingnya. “Yang masih kuncup ini saya tutupi agar tidak diambil warga,” tuturnya tertawa.

Sulastri mengaku, belum mengetahui persis penyebab bunga langka yang sering tumbuh di hutan ini dapat muncul di pekarangan rumahnya. "Tidak tahu juga kok bisa muncul di pekarangan rumah saya. Mudah-mudahan ini membawa rezeki,” ungkapnya.


(Asef Amani/CN33/SM Network)