• KANAL BERITA

Anjing Pelacak Tiga Kali Berhenti di Depan Wisma Barbie Dystro

Wanita Ditemukan Tewas dengan Berbau Solar di Sunan Kuning

foto: suaramerdeka.com/Apit Yulianto
foto: suaramerdeka.com/Apit Yulianto

SEMARANG, suaramerdeka.com - Seekor anjing pelacak dikerahkan dalam peristiwa tewasnya Ayu Sinar Agustin alias Ninin (23) yang ditemukan di kamar wisma Mr Classic di komplek lokalisasi Sunan Kuning, Argorejo, Semarang Barat, Kamis (13/9).

Setidaknya ada tiga kali anjing pelacak dari unit K9 Satuan Sabhara Polrestabes Semarang itu berhenti di depan wisma Barbie Dystro yang berjarak sekitar 20 meter dari wisma ditemukannya Ninin. Anjing pelacak yang bernama Neal itu melacak jejak melalui aroma botol solar yang diduga sebagai barang bukti.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Dony Eko, mengaku masih belum bisa menyimpulkan apakah Ninin adalah korban pembunuhan. Sebab, dari identifikasi awal, di jenazah korban tidak ditemukan bekas tanda kekerasan.

"Sementara belum ditemukan bekas tanda kekerasan, namun tetap kita pastikan di rumah sakit," ucapnya di lokasi.

Meski begitu, Dony membenarkan jika tubuh korban beraroma bahan bakar jenis solar. "Kalau bau bau solar itu benar," sambungnya.

Hingga kini, pihaknya tengah meminta keterangan dari empat orang saksi, yang di antaranya penghuni wisma dan pemilik wisma Mr Classic. Sedangkan jenazah Ninin dibawa ke ruang jenasah RSUP Dr Kariadi Semarang, untuk diautopsi.

"Ada empat yang kami mintai keterangan di Polsek Semarang Barat," pungkas Dony.

Seperti diketahui sebelumnya, seorang perempuan bernama Ayu Sinar Agustin alias Ninin (23) ditemukan tewas di kamarnya di wisma Mr Classic yang berada di komplek lokalisasi Sunan Kuning, Kalibanteng Semarang. Korban ditemukan dalam posisi terlentang dan tanpa busana, sedangkan tubuh korban beraroma bahan bakar solar.


(Apit Yulianto/CN40/SM Network)