• KANAL BERITA

Disiplin ASN Pemkot Magelang Masih Jadi Masalah

Asisten Administrasi Setda Kota Magelang, Isa Ashari (kiri) bersama Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Setda Kota Magelang, Catur Sawahyo mengabsen para ASN bagian humas di sela apel pagi. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
Asisten Administrasi Setda Kota Magelang, Isa Ashari (kiri) bersama Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Setda Kota Magelang, Catur Sawahyo mengabsen para ASN bagian humas di sela apel pagi. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Magelang masih menjadi masalah. Salah satu indikasinya masih ditemui ASN terlambat datang ke kantor dan tidak mengikuti apel dengan berbagai alasan.

Hal itu diungkapkan Pj Sekda Kota Magelang, Sumartono, saat memimpin apel pagi, Kamis (13//9). Ia pun meminta para ASN untuk membiasakan sifat disiplin. Jangan hanya karena disuruh atau diingatkan, tapi kesadaran diri. “Masih saja ditemui ASN yang terlambat dan tidak ikut apel pagi. Harusnya kita bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia menuturkan, sesuai arahan Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, bahwa seluruh pegawai di lingkungan Setda Kota Magelang agar disiplin terhadap waktu kerja. Termasuk menghentikan aktivitas pekerjaan saat adzan berkumandang dan mengikuti salat berjamaah. “Sebagai pelayan masyarakat, kita wajib bekerja maksimal dan sesuai aturan. Untuk mewujudkan kewajiban itu dan hak-kita kita barokah, kita harus masuk dan pulang tepat waktu, termasuk ikut apel pagi,” tandasnya.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito sendiri menegaskan, para ASN harus mengedepankan kedisiplinan dalam bekerja. Ia pun sempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap kedisiplinan ASN di kantor Badan Kesbangpolinmas yang turun, belum lama ini.

“Masalah disiplin selalu saya sampaikan kepada para peserta apel pagi. Tidak perlu setiap hari saya katakan terus, kita ini sudah dewasa, jadi harus tahu diri,” jelasnya.

Menurutnya, kinerja ASN selalu mendapat sorotan dari masyarakat yang semakin kritis. Apalagi dengan gaji dan tunjangan sedemikian rupa yang diterima oleh para ASN sebagai kontribusinya.

“Untuk itu, saya minta ASN di lingkungan Setda Kota Magelang bisa bekerja sesuai ketentuan. Atur keberangkatan kerja sepagi mungkin agar bisa ikut apel setiap paginya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono mengutarakan, sampai saat ini memang masih kerap ditemukan ASN tidak ikut apel pagi, baik karena terlambat atau alasan lainnya.

“Tindak lanjut yang bisa kita lakukan baru sebatas sangsi moral. Kalau sangsi disiplin belum ada. Sesuai PP No 53 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), sangsi baru bisa diberikan ketika ada pelanggaran minimal 37,5 jam atau 5 hari tidak masuk kerja, yakni berupa teguran lisan,” paparnya.

Meski begitu, Aris memastikan ketidakhadiran ASN dalam apel pagi akan menjadi catatan khusus terhadap penilaian kinerja. “Selain itu, juga menjadi pertimbangan khusus Kepala OPD terkait jenjang karir pegawai yang bersangkutan,” imbuhnya.


(Asef Amani/CN40/SM Network)