• KANAL BERITA

Dua Pemilik Sabu Dibekuk, Barang Bukti 0.24 Gram Dimusnahkan

BERITA ACARA PEMUSNAHAN: Kasat Tahti Iptu Efendi M, Kapolsek Garung Iptu Muhroji dan dua penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Wonosobo menandatangani berita acara pemusnahan barang buktu sabu-sabu 0,24 gram di depan Mapolsek Garung, kemarin. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)
BERITA ACARA PEMUSNAHAN: Kasat Tahti Iptu Efendi M, Kapolsek Garung Iptu Muhroji dan dua penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Wonosobo menandatangani berita acara pemusnahan barang buktu sabu-sabu 0,24 gram di depan Mapolsek Garung, kemarin. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

WONOSOBO, suaramerdeka.com - Dua pengguna narkotika jenis sabu-sabu dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo, Rabu (29/8) lalu. Dua tersangka tersebut antara lain Agus Triyono alias Pendek, warga Dusun Watubarut Desa Gemeksari, Kebumen dan Nursimin alias Simin warga Desa Kawedusan, Kebumen. 

Penangkapan tersangka berawal dari pengembangan kasus penggunaan barang haram sabu-sabu dari tersangka Adi Yulianto alias Gudel, warga Desa Gemeksari, Kebumen, tanggal 9 Agustus lalu.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba AKP Harjoko menyampaikan, dari penangkapan Adi, pihaknya melakukan pengembangan kepada dua orang yang dicurigai juga menggunakan sabu-sabu. 

"Agus dan Nursimin diduga sebagai pemilik narkotika jenis sabu sabu. Setelah dilakukan pengembangan, mereka kami tangkap di SPBU Kawedusan Kecamatan Kebumen," ujar dia, kemarin.

Usai melakukan penangkapan, pihaknya juga melakukan penggeledahan di rumah Agus, ternyata ditemukan barang bukti berupa dua pipet yang masih ada narkotika jenis sabu-sabu-nya. 

Selain itu, terdapat tiga selang sedotan, satu tutup botol air mineral dengan dua lubang, satu korek api, ponsel Samsung warna hitam berikut SIM card-nya, dan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AA2615WJ.

Menurut Harjoko bersamaan dengan itu, pihaknya juga melakukan penggeledahan di rumah Nursimin dan ditemukan sebuah bong, sebuah korek api gas, sebuah sesotan, sebuah pipet dan sebuah kantong plastik warna hitam. 

"Pengungkapan kasus narkotika ini bersamaan dengan adanya kegiatan Operasi Antik Candi 2018 yang dimulai sejak tanggal 24 Agustus 2018 dan berakhir pada Rabu 12 September 2018," beber dia.

Untuk semua barang bukti telah diamankan di Mapolres Wonosobo, guna proses penyidikan lebih lanjut. Atas adanya kasus tersebut, tersangka Agus dikenakan primer pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia (UURI) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan tersangka Nursimin dikenakan primer pasal 112 ayat (1) subsider pasal 127ayat (1) huruf a UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo pasal 55 KUHP. 

Dikatakan, untuk barang bukti saat ini telah dimusnahkan. Sesuai dengan rapat koordinasi antara Sat Tahti dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara kepemilikan sabu-sabu atas nama tersangka Adi Yulianto, maka barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 0.24 gram dimusnahkan. 

Hal itu diperkuat dengan adanya surat ketetapan barang bukti dari Kejaksaan Negeri Wonosobo, maka barang bukti sabu-sabu dimusnahkan di depan Mapolsek Garung sebagai Kantor Satuan Tahti Sementara.

Hadir dalam pemusnahan tersebut, Muhtar Ajir perwakilan dari Kejaksaan Negeri Wonosobo, Kasat Tahti Iptu Efendi M, Kapolsek Garung Iptu Muhroji dan dua penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo. Sebelum dilakukan pemusnahan, terlebih dahulu dilakukan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti. 

"Untuk meminimalisisai penyalah gunaan terhadap barang bukti berupa sabu-sabu tersebut, maka dilakukan pemusnahan barang bukti, sedangkan barang bukti selain sabu sabu tetap akan dihadirkan dalam persidangan," ujar Kasat Tahti Iptu Efendi M.

Disebutkan, jalannya pemusnahan dilakukan dengan cara dicampurkan ke dalam air mineral kemudian di buang ke dalam kloset kamar mandi milik Polsek Garung dan terakhir disiram memakai ember besar yang berisi air penuh sehingga barang bukti sabu-sabu larut semua ke dalam kloset.


(M Abdul Rohman/CN39/SM Network)