• KANAL BERITA

Pemkab Wonosobo Tegas Tutup Tempat Karaoke Tak Berizin

LAKUKAN PENGAWASAN: Petugas gabungan saat melakukan pengawasan di sejumlah tempat karaoke yang masih beroperasi di wilayah Wonosobo. (suaramerdeka.com/ M Abdul Rohman)
LAKUKAN PENGAWASAN: Petugas gabungan saat melakukan pengawasan di sejumlah tempat karaoke yang masih beroperasi di wilayah Wonosobo. (suaramerdeka.com/ M Abdul Rohman)

WONOSOBO, suaramerdeka.com - Pemerintah Kabupaten Wonosobo bakal menutup seluruh tempat karaoke tak berizin, yang bersikukuh mengoperasionalkan usahanya, Rabu (12/9) pukul 09.00 WIB.

Kepastian penutupan tersebut disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonosobo, Haryono melalui surat pemberitahuan tentang penutupan tempat karaoke, Nomor 303/729 kepada seluruh tempat karaoke melalui Asosiasi Pengusaha Karaoke Wonosobo (Asparaw), ditembuskan kuasa hukumnya.

Melalui surat tersebut, Haryono menyebutkan, dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan di Kabupaten Wonosobo, serta menjaga kondusivitas keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat, pemkab melalui Tim Penegakan Perda Kabupaten Wonosobo akan menutup tempat karaoke tak berizin.

Untuk mendukung kelancaran proses penutupan, pihaknya meminta para pemilik maupun pengelola tempat karaoke hadir secara pribadi atau tidak mewakilkan untuk menyaksikan proses penutupan tempat karaoke yang dimiliki maupun dikelola.

Sementara itu, Ketua Asparaw, Tia Viandari menyebutkan, enak sekali Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Satpol PP Wonosobo menyerahkan surat pemberitahuan penutupan bagi sebanyak 23 tempat karaoke menggunakan satu amplop yang ditujukan ke kuasa hukum Asparaw.

"Lah anggota Asparaw kan hanya 14 karaoke, Mulia Cafe, Tanjung, Lotus, CRA, Abragen, Benefit, AYE, Agung Jaya, Qween, Blues, Yoshi, Bintang Pereng dan Cabin Tanjung yang menjadi satu dengan hotel Cabin Tanjung. Selain dari 14 tempat karaoke, itu bukan tanggung jawab Asparaw. Lah kok enak men dimasukkan dalam satu amplop ke kuasa hukum Asparaw," ujar Vivi sapaan akrab Tia Viandari melalui pesan singkatnya.


(M Abdul Rohman/CN33/SM Network)