• KANAL BERITA

500 Rumah di Kabupaten Solok Rusak Diterjang Banjir Bandang

Foto: Lip6
Foto: Lip6

PADANG, suaramerdeka.com – Terjangan air bah di kawasan Bukit Sileh dan Arosuka Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (6/9) malam menyebabkan 500 unit rumah rusak, satu rumah hanyut, tujuh fasilitas umum rusak dan 800 hektare sawah terendam. Banjir juga mengakibatkan 7 ekor sapi, 15 ekor kambing serta 800 ekor itik ternak warga hanyut.

Dari ribuan warga yang terdampak, terdata sebanyak 875 jiwa dengan satu diantaranya meninggal dunia di Nagari Muaro Paneh, 750 jiwa di Jorong Koto Panjang, 205 jiwa di Jorong Koto Kaciek, 362 jiwa di Jorong Tapi Ayie, Nagari Kinari, 357 jiwa di Jorong Pamujaan, 365 jowa di Jorong Bungo Harum dan 323 di Jorong Glg Tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok menyalurkan sebanyak 1.100 bungkus nasi serta berbagai macam bahan mentah untuk keperluan dapur umum untuk warga terdampak.

"Sudah kita drop sebanyak 1.100 nasi bungkus untuk warga dikawasan Kinari dan Muaro Paneh. Serta bahan mentah untuk keperluan dapur umum di Posko Kinari," kata Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Solok, Bardiansah, Jumat (7/9) malam.

Walau masyarakat yang terdampak air bah cukup banyak, namun Bardiansyah memastikan, berdasarkan pantauan dan informasi petugas dilapangan tidak ada warga yang mendirikan tenda darurat. Pada umumnya, mereka kembali tinggal di rumah masing-masing dan ada juga yang menumpang sementara di rumah sanak keluarganya.

Bardiansyah menghimbau kepada warga yang tinggal di zona merah, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan masih ada.


(VVN/CN33/SM Network)