• KANAL BERITA

Mantan Kejati Ungkap Kisah Kembalinya Gelora Pancasila ke Tangan Pemkot Surabaya

Foto: Beritalima
Foto: Beritalima

SURABAYA, suaramerdeka.com - Kembalinya Gelora Pancasila ke pangkuan Pemkot Surabaya diharapkan bisa menjadi momentum untuk memacu prestasi olahraga di Jatim, khususnya Surabaya. Hal tersebut disampaikan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Maruli Hutagalung, Jumat (7/9).

“Mumpung sekarang sedang demam Asian Games dengan prestasi bangsa yang luar biasa, saya kira ini momentum yang tepat untuk menjadikan pengembalian Gelora Pancasila ke Pemkot Surabaya sebagai pemicu kemajuan olahraga di Jatim, khususnya di Surabaya,” kata Maruli.

Selama puluhan tahun Gelora Pancasila dikuasai oleh pihak swasta. Berkali-kali Pemkot Surabaya berusaha merebut kembali, namun tak membuahkan hasil. Lalu Walikota Surabaya Tri Rismaharini melaporkan masalah itu ke Kejaksaan Tinggi Jatim.

Saat itu, Kejati Jatim yang dipimpin Maruli langsung bergerak cepat. Proses penyelidikan digelar, hingga akhirnya pihak swasta secara sukarela menyerahkan kembali gedung olahraga bersejarah itu ke Pemkot Surabaya pada awal 2018 silam. Juni 2018 lalu, aset senilai Rp 183 miliar itu resmi diserahterimakan ke Pemkot Surabaya.

“Perjuangan menyelamatkan Gelora Pancasila ini penuh kerja keras. Intinya, kalau kita berani, kalau kita punya idealisme, pasti bisa selamatkan uang negara,” ujar Maruli.

Maruli menambahkan, gedung olahraga yang dibangun pada 24 November 1964 itu adalah ikon Jawa Timur dan Surabaya. Gedung Pancasila salah satu simbol olahraga Jatim dan Surabaya.

“Semangat sejarah gedung ini sudah luar biasa. Tinggal sekarang kita manfaatkan. Aset sudah dikembalikan, maka mari dukung Bu Risma bagaimana mengelola Gelora Pancasila sebagai pusat pengembangan olahraga berskala internasional. Apalagi jika diintegrasikan dengan Lapangan Thor yang ada di sebelahnya yang juga aset Pemkot Surabaya,” papar caleg DPR RI dari Partai Nasdem itu.


(RRI/CN41/SM Network)