• KANAL BERITA

MUI Diminta Ikut Kurangi Angka Kemiskinan

Ketua MUI Jateng, Kiai Ahmad Daroji, memberi selamat kepada para Pengurus MUI Salatiga dalam Pengukuhan Pengurus MUI Salatiga masa bhakti 2018-2023 di Ruang Plumpungan Setda Kota Salatiga. (suaramerdeka.com/dok)
Ketua MUI Jateng, Kiai Ahmad Daroji, memberi selamat kepada para Pengurus MUI Salatiga dalam Pengukuhan Pengurus MUI Salatiga masa bhakti 2018-2023 di Ruang Plumpungan Setda Kota Salatiga. (suaramerdeka.com/dok)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Wakil Wali Kota Salatiga, Muh Haris, mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Salatiga bersama pemerintah ikut mengurangi  angka kemiskinan di kota ini yang saat ini angkanya 5,17 persen. Caranya di antaranya, MUI memberi pemahaman kepada masyarakat agar merubah pola pikir menjadi wirausaha.

Hal itu  disampaikan Muh Haris saat memberi sambutan pada Pengukuhan Pengurus MUI Salatiga masa bhakti 2018-2023 di Ruang Plumpungan Setda Kota Salatiga, Sabtu (1/9). Pengurus MUI Salatiga di bawah ketua umum, Kiai Saifudin Zuhri, dilantik oleh Ketua MUI Jateng, Kiai Ahmad Daroji.

"Pemerintah mengajak MUI Kota Salatiga turut memperhatikan wilayah Kota Salatiga yang memiliki angka kemiskinan banyak. Wilayah yang terus ditangani Pemkot seperti Kelurahan Kumpulrejo, Noborejo, Kutowinangun, Mangunsari dan Blotongan. Meski angka kemiskinan Kota Salatiga rendah dibadingkan dengan angka kemiskinan tingkat Provinsi dan Nasional, namun yang kita tangani adalah manusia, maka harus terus kita upayakan,” ucap Muh Haris.

Ditambahkan dia, selama masa kepemimpinan periode pertama pasangan Wali Kota dan Wakil Yuliyanto-Muh Haris, mampu menurunkan angka kemiskinan dari tujuh  persen menjadi lima persen. Penurunan tersebut lebih mudah jika dibandingkan dengan menurunkan dari lima persen ke empat persen atau yang lebih rendah lagi.

"Menurunkan angka kemiskinan dari angka lima persen tidak mudah dan perlu bekerja keras. Karena pada angka tersebut ada permasalahn yang mendasar. Pola pikir masyarakat juga harus dirubah, untuk mau berusaha. Oleh karenanya kami pemerintah menggandeng MUI dalam merubah pola pikir masyarakat tersebut,” tuturnya.

Ketua umum MUI Salatiga, Kiai Saifudin Zuhri menyatakan, siap membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemsikinan. Di kepengurusan MUI Salatiga kali ini, pihaknya memasukkan praktisi ekonomi, Kiai Iskandar, yang juga Divsi Ekonomi di MUI Jateng. Harapannya, para pengurus bisa memberi sumbangsih terhadap pemerintah dan masyarakat utamnya meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Setelah selesai rancangan temu regional komisi fatwa MUI se Jateng di Salatiga, baru soal ekonomi kita bicarakan. Initnya MUI Salatiga siap membantu pemerinah," ucapnya.

Kepengurusan MUI Salatiga yang baru dikukuhkan itu, Ketua umum Kiai Saefudin Zuhri, ketua, Kiai Abdul Majid, Dr Imam sutomo MA, Ismail Junaidi, Zaenuri,
sekretaris Umum, Dr Miftahuddin, sekretaris, Fathan Budiman, Sumarno, Bendahara Umum, Adi Isnanto, Bambang Riyantoko, Moh Irfan.


(Moch Kundori/CN40/SM Network)