• KANAL BERITA

Kontraktor Diminta Segera Cairkan Dana

Proyek jalan Musuk, Sambirejo Menjing Karangnayar, sudah rampung 55 persen, namun kontraktor belum berniat mencairkan dana.(suaramerdeka.com/Anindito AN)
Proyek jalan Musuk, Sambirejo Menjing Karangnayar, sudah rampung 55 persen, namun kontraktor belum berniat mencairkan dana.(suaramerdeka.com/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Kepala DPUPR, Marija, melalui Kabid Bina Marga, Sugeng Himawan, mengakui banyak kontraktor yang hampir menyelesaikan pekerjaannya, namun mereka belum tertarik mengambil dana 55 persen dari proyek yang dikerjakannya.

Sementara Pemkab melalui DPUPR sudah meminta kontraktor segera mengambil dana 55 persen itu untuk keperluan penyerapan anggaran. ‘’Kami sudah mengimbau kontraktor untuk mencairkan dana yang 55 persen itu sudah kami lakukan,’’ tutur Sugeng Himawan, kemarin.

Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno, mengingatkan lambannya pencairan dana dari kontraktor berdampak pada rendahanya penyerapan anggaran. ‘’Kontraktor yang sudah menyelesaikan lebih dari 55 persen pekerjaannya, segera mencairkan dananya,’’ kata Dedy Endriyatno.

Hasil pantauan sudah belasan kontraktor yang menggarap 74 paket proyek pekerjaan, sudah menyelesaikan lebih dari 55 persen pekerjaannya. Namun belum menarik sebagian dana 55 persen dari nilai proyek sesuai aturan. Bahkan di antara belasan proyek infrastruktur jalan itu ada yang hampir rampung.

Syarat Administratif

Sementara itu memenuhi imbauan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, kalangan kontraktor mulai mencairkan dana. Wawan dari PT Aries Sragen mengaku sudah memproses pencairan 55 persen garapan proyek yang dikerjakannya.

‘’Tapi untuk mencairkan dana yang 55 persen itu harus memenuhi persyarakat administrasi,’’ tuturnya.

Di antaranya jalan akan dicek dengan diukur kekerasan dan ketebalannya atau di core drill menggunakan alat untuk melubangi beton cor dengan diameter 6 cm. Serta persyaratan lain yang mesti dipenuhi.

‘’Saya sudah mengajukan pencairan dana, untuk penyerapan anggaran,’’ tutur Wawan.

Sejumlah kontraktor juga sudah antre untuk mencairkan dana proyek infrastruktur jalan.

Terpisah, Anang dari PT Bhina Karya Estetika mengungkapkan proyeknya di ruas jalan Desa Plupuh hampir rampung seratus persen, sehingga tidak perlu mengambil dana 55 persen. ‘’Dana akan diambil nanti setelah penyerahan proyek,’’ tutur Anang.


(Anindito AN/CN40/SM Network)