• KANAL BERITA

Penggusuran Warga Depo Ditunda April 2019

Plt Wali Kota Tegal, M Nursholeh, didampingi Ketua DPRD, Edy Suripno menyerahkan kenang-kenangan kepada perwakilan direksi PT KAI di Swiss Bell Hotel Bandung, Selasa (4/9) (suaramerdeka.com/dok)
Plt Wali Kota Tegal, M Nursholeh, didampingi Ketua DPRD, Edy Suripno menyerahkan kenang-kenangan kepada perwakilan direksi PT KAI di Swiss Bell Hotel Bandung, Selasa (4/9) (suaramerdeka.com/dok)

TEGAL, suaramerdeka.com - Warga depo RT 4 dan 19 RW 7, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, bisa sedikit berlega hati, lantaran penertiban rumah yang menduduki lahan PT KAI diundur dari semula September ini menjadi April 2019.

Kepastian itu didapat setelah Plt Wali Kota Tegal, M Nursholeh, melakukan pertemuan dengan pejabat di jajaran Kantor Pusat PT KAI di Swiss Bell Hotel Bandung, Selasa (4/9). Hadir Ketua DPRD Kota Tegal, Edy Suripno tersebut. PT KAI sepakat untuk menunda pelaksanaan penggusuran.

Nursholeh mengatakan, keputusan tersebut disampaikan Eman Sulaiman, Coorporate Deputy of Non Railway Assets PT KAI. Penundaan penggusuran berdasarkan hasil dari konsultasi dan keputusan bersama dari Direksi Kementerian BUMN yang membidangi urusan perkeretaapian.

Menurut Nursholeh, pertemuan membawa dampak positif bagi warga dan Pemkot Tegal. Tidak hanya menyepakati penundaan penggusuran, PT KAI dan Pemkot Tegal juga sepakat untuk duduk bersama kembali menyelesaikan persoalan penataan kawasan di depan stasiun yang melingkupi taman Pancasila hingga lapangan PJKA.

‘’Alhamdulilah hasil pertemuan kali ini mendapat respons positif, bahkan dari jajaran PT KAI meminta saya untuk bersurat langsung kepada Dirut PT KAI,’’ katanya.

Ada pun tindak lanjut dalam pertemuan kali ini, tim dari PT KAI berencana untuk segera melakukan tinjauan lapangan dan berkoordinasi dengan Daop IV Semarang.

Ketua DPRD Kota Tegal, Edi Suripno juga meminta sinergitas yang terbentuk dalam pertemuan itu agar dapat diimplementasikan di lapangan secara menyeluruh. Ia berharap, ini menjadi titik terang untuk menyelesaikan persoalan terkait penataan kawasan stasiun dan permasalahan lainnya.


(Tresno Setiadi/CN40/SM Network)