• KANAL BERITA

Produksi Vaksin MR, Bio Farma Butuh Waktu 6 Tahun

Foto: suaramerdeka.com/Setiady Dwi
Foto: suaramerdeka.com/Setiady Dwi

BANDUNG, suaramerdeka.com - PT Bio Farma (Persero) menargetkan pembuatan vaksin measles rubella (MR) dapat dituntaskan dalam waktu enam tahun mendatang.

Hal tersebut dikatakan Direktur Riset dan Pengembangan Bio Farma, Adriansjah Azhari di sela-sela menerima delegasi Tunisia dan Maroko di Bandung, Selasa (28/8).

"Kami memahami bahwa ini merupakan kebutuhan, tapi pembuatan vaksin itu butuh waktu lama, kami menargetkan 2024 bisa diselesaikan," katanya.

Sebelumnya, vaksin MR yang akan digunakan pada program imunisasi sempat jadi kontroversi. MUI kemudian menyatakan mubah karena belum ditemukannya vaksin yang halal sehingga bisa dipakai.

Andriansjah menegaskan pihaknya komit untuk menghadirkan vaksin tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Bio Farma masih mendatangkannya dari luar negeri yakni SII India.

"Vaksin MR diperlukan untuk melakukan upaya mencegah penyakot tersebut. Kita akan kerahkan segala upaya, dan Bio Farma akan berupaya mendapatkannya," katanya.

Bagaimana prosesnya, dia menjelaskan bahwa itu terkait dengan bahan-bahan yang disiapkan termasuk melakukan kajian sehingga vaksin yang diproduksi benar-benar aman saat digunakan.

Dalam kaitan kerjasama dengan Tunisia dan Maroko lebih kepada persoalan manajemen dan produksi vaksin. Dengan pengalaman panjang, BUMN Farmasi itu membantu pula proses produksinya.

Di antaranya produk imunisasi dasar seperti Polio, campak, tetanus, difteri, pertusis dan yang terbaru adalah pentavalen, (DTP, Hb, Hib), sehingga kedua negara itu bisa memproduksi dan memenuhi kebutuhan vaksin secara mandiri.


(Setiady Dwi/CN41/SM Network)