• KANAL BERITA

Kenalkan Budaya melalui Karnaval

KARNAVAL PEMBANGUNAN: Salah satu kontingen peserta karnaval pembangunan tampil di depan panggung utama. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)
KARNAVAL PEMBANGUNAN: Salah satu kontingen peserta karnaval pembangunan tampil di depan panggung utama. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)

BOJA, suaramerdeka.com – Pemkab Kendal menyelenggarakan Karnaval Pembangunan dan Budaya yang dipusatkan di Kecamatan Boja, Kendal, Sabtu (25/8) siang. Kegiatan itu bertujuan memperkenalkan kesenian tradisional dan kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Kendal. 

Karnaval yang menempuh jarak kurang lebih 1,7 kilometer itu, diikuti 38 kontingen yang terdiri atas 20 kontingen kecamatan, 10 dari kontingen Kecamatan Boja, lima kontingen dari lima kabupaten/kota seperti Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Magelang. Lima daerah tetangga itu menampilkan seni tradisional masing-masing. 

Bupati Kendal Mirna Annisa mengikut pawai. Mirna menaiki kereta kencana. Dengan  mengenakan pakaian karya anak muda Kendal, Mirna menyapa warga yang berjajar sepanjang jalan utama Boja-Sukorejo. ‘’Saya ingin memperkenalkan potensi dan budaya yang dimiliki Kendal,’’ terangnya. 

Bupati menggunakan busana bertabur permata dan menaiki kereta kencana. Ia dikawal 20 pasukan berkuda. Model baju dipakai Mirna menggambarkan slogan Kendal yakni sebagai Permata Pantural. ‘’Baju ini sebagai wujud slogan Kendal untuk menjadi Permata Pantura. Maka dari itu, banyak hiasan permata di baju saya dan ini juga hasil rancangan anak muda Kendal,’’ kata dia. 

Kesenian yang ditampilkan antara lain kuda lumping, barongan, kuntulan dan lainnya. Kesenian khas pesisir dan pegunungan juga ditampilkan karena Kendal berada di pantura dan berbatasan dengan wilayah pegunungan di selatan sehingga keseniannya beragam. 

Ketua panitia karnaval, Dwiyanto, mengatakan karnaval budaya di kecamatan Boja menjadi kebanggaan warga. Ia berharap dengan  parade budaya, mampu menggairahkan budaya lokal Kendal. ‘’Karnaval bertujuan melestarikan kebudayaan daerah, meningkatkan peran serta masyarakat, dan sarana berekspresi warga dalam seni dan budaya,’’ jelasnya. 


(Rosyid Ridho/CN39/SM Network)