• KANAL BERITA

Tahun Ini 220 Kios, Tahun Depan 527 Kios

Dua Tahap Revitalisasi Pasar Klewer

Foto: Pengendara melintas di samping lahan Pasar Klewer sisi timur, kemarin. Rencananya bangunan pasar tersebut direvitalisasi secara bertahap oleh Pemkot Surakarta.  Tahun Ini 220 Kios, Tahun Depan 527 Kios. (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)
Foto: Pengendara melintas di samping lahan Pasar Klewer sisi timur, kemarin. Rencananya bangunan pasar tersebut direvitalisasi secara bertahap oleh Pemkot Surakarta. Tahun Ini 220 Kios, Tahun Depan 527 Kios. (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)

SOLO, suaramerdeka.com – Setelah terjadi tarik ulur dan terus tertunda, agaknya rencana revitalisasi Pasar Klewer bakal segera direalisasikan. Pemkot Surakarta berencana membangun ulang pasar tersebut secara bertahap, dimana tahap pertama akan mendirikan 220 unit kios.

"Karena anggarannya turun bertahap dan tahun ini pemkot baru mendapatkan Rp 42 miliar (dari pemerintah pusat), pengerjaan akan difokuskan kepada pembangunan lantai basement, semi basement, atap bagian atas dan 220 unit kios," ungkap Kepala Dinas Perdagangan Subagiyo, Jumat (24/8).

Adapun kekurangan kios 527 unit, lanjut Subagiyo, rencananya dibangun tahun depan. Sisa anggarannya baru dicairkan 2019. Pemkot sudah berkoordinasi dengan instansi terkait guna memperlancar pelaksanaan tender proyek revitalisasi itu. Proyek dimulai akhir September.

Sebagaimana diketahui, pemkot akhirnya mendapatkan kepastian pengalokasian dana revitalisasi Pasar Klewer dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). Anggaran sekitar Rp 57 miliar itu diberikan bertahap, tahap pertama Rp 42 miliar akan dicairkan tahun ini.

"Selain dana revitalisasi Pasar Klewer, kami juga mendapat bantuan anggaran revitalisasi Pasar Tunggulsari senilai Rp 6 miliar," jelas Subagiyo.

"Oleh kementerian, lelang diserahkan kepada daerah, jadi nantinya kami yang akan melaksanakannya. Kami harap lelang sudah siap diselenggarakan minggu depan dan mudah-mudahan tidak gagal lagi."

Gagalnya lelang proyek revitalisasi Pasar Klewer ini sudah menunda realisasi program tersebut pada akhir 2017. Saat itu pemkot gagal menggaet rekanan sehingga bantuan dana revitalisasi dari Kemendag terpaksa dikembalikan.

Padahal bangunan lama Pasar Klewer sisi timur telanjur dirobohkan dan ratusan pedagang telah dipindahkan ke kios darurat Alun-alun Lor Keraton Surakarta, sejak akhir September 2017.

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo menegaskan pemkot siap memaksimalkan bantuan dana tahap pertama.

"Kalau memang sudah ada kejelasan, ya langsung bisa disiapkan lelang. Akhir tahun ini diupayakan selesai (revitalisasi tahap pertama)," tandasnya. 


(Agustinus Ariawan/CN42/SM Network)