• KANAL BERITA

Ini Pesan Mendagri untuk Penjabat Gubernur Jateng Syarifuddin

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Syarifuddin resmi dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di ruang Grandhika Pemprov Jateng,  Kamis (23/8). (suaramerdeka.com/Yulianto)
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Syarifuddin resmi dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di ruang Grandhika Pemprov Jateng,  Kamis (23/8). (suaramerdeka.com/Yulianto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Penjabat Gubernur Jawa Tengah Syarifuddin resmi dilantik menggantikan Ganjar Pranowo dan langsung diambil sumpahnya oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Ruang Grandhika kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kamis (23/8).

Pengambilan sumpah sebagai Penjabat Gubernur Jawa Tengah dihadiri oleh Forkompinda,  Pejabat Kemendagri,  Walikota/Bupati Kabupaten/Kota se Jateng,  serta tokoh masyarakat. Sebelum dilantik,  Syarifuddin menjabat sebagai Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri. 

Usai melantik, Tjahjo memberikan  sambutannya mengingatkan kepada penjabat Gubernur Jawa Tengah setelah dilantik dan memimpin di pemerintah daerah untuk lebih memantapkan apa -apa yang sudah diraih pemimpin sebelumnya tersebut. Kemudian, untuk segera berkonsolidasi dengan Forkompinda,  karena pemerintah daerah bukan gubernur dan wakil gubernur saja,  tapi ada Panglima Kodam dan Kapolda,  Kejaksaan, DPRD,  Perguruan Tinggi dan Tokoh masyarakat lainnya. 

"Hari ini sudah genap Lima Tahun, Pak Ganjar dan Pak Heru memimpin Jawa Tengah sebagai pejabat daerah.  Untuk itu saya tunjuk Pak Syarifuddin sebagai penjabat Gubernur Jawa Tengah dari Sulawesi Tenggara,  yang juga sebagai ahli perencanaan anggaran di Kemendagri. Kira-kira punya waktu satu bulan ini untuk bertugas, untuk mengisi kekosongan tersebut sebelum pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih Pilkada serentak 2018, yang akan dilaksanakan di Istana oleh Presiden pada bulan September nanti,"jelas Tjahjo. 

Dikatakan Tjahjo,  menurut catatan di Kemendagri,  Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah selama lima tahun dipimpin oleh Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmiko sudah 99 persen memenuhi janji yang disampaikan saat kampanye.  Seperti, penataan birokrasi dan sarana infrastruktur.


(Yulianto/CN19/SM Network)