• KANAL BERITA

Eceng Gondok Cengklik Ancaman Serius bagi Nelayan

Seorang warga mencari ikan di sekitar tumbuhan air enceng gondok di Waduk Cengklik daerah Jayan Desa Senting Kecamatan Sambi, Boyolali. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)
Seorang warga mencari ikan di sekitar tumbuhan air enceng gondok di Waduk Cengklik daerah Jayan Desa Senting Kecamatan Sambi, Boyolali. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Perwakilan nelayan meminta pemerintah serius membersihkan enceng gondok di perairan Waduk Cengklik Boyolali. Gulma air menjadi ancaman serius nelayan, petani dan masyarakat sekitar waduk lantaran mengganggu aktivitas nelayan dan menghambat saluran air waduk menuju irigasi primer.  

Perwakilan paguyuban nelayan Waduk Cengklik, Guntoro menyatakan, pertumnbuhan eceng gondok sulit dikendalikan. Sehingga para nelayan mendesak pemerintah memperhatikan ancaman eceng gondok ini. "Kami memohon pemerintah segera merevitalisasi waduk," kata Guntoro.

Para nelayan dan petani juga prihatin dengan pendangkalan waduk. Dampak serius dari sedimentasi ini daya tampung air yang menyusut. Mereka berharap pemberantasan eceng gondok dan pengerukan waduk segera direalisasikan. Pasalnya, hajat hidup orang banyak sangat tergantung kepada kelestarian danau buatan ini.

Terpisah Ketua Gabungan Paguyuban Petani Pengguna Air (GP3A) Tri Mandiri Sejahtera Boyolali, Samidi mengatakan, tak bosan-bosannya menyampaikan keluhan nelayan dan petani ini. Pihaknya malah menyampaikan hal ini ke wakil rakyat yang duduk di Senayan agar segera ada perhatian.

"Dulu pernah ada perhatian, Dirjen SDA (Sumber Daya Air-Kemen PUPR) datang ke sini. Pak Dirjen (Imam Santoso-red) malah menjanjikan ada pengerukan karena anggarannya sudah siap. Tapi ternyata sampai sekarang belum teralisasi. Padahal masyarakat di sini sudah menanti program pengerukan itu," keluhnya.


(Merawati Sunantri/CN40/SM Network)