• KANAL BERITA

Rute Karnaval Bertambah, Pendapatan Pedagang Berkurang

KARNAVAL PEMBANGUNAN: Stikes Muhammadiyah Gombong mengusung tema "kebersihan gigi dan mulut" dalam karnaval pembangunan yang digelar Pemkab Kebumen, Sabtu (19/8). (SM/Supriyanto)
KARNAVAL PEMBANGUNAN: Stikes Muhammadiyah Gombong mengusung tema "kebersihan gigi dan mulut" dalam karnaval pembangunan yang digelar Pemkab Kebumen, Sabtu (19/8). (SM/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Bertambah panjangnya rute Karnaval Pembangunan, Budaya dan Potensi Daerah 2018 berdampak makin meluasnya konsentrasi penonton. Akibatnya, penonton yang biasanya bertumpuk pada jalur utama seperti Jalan Pahlawan menjadi berkurang. 

Kondisi ini berdampak pada berkurangnya pendapatan para pedagang yang berada di sekitaran Alun-alun. Jika biasanya, penonton tumpah ruang memadati sepanjang jalan, tahun ini sedikit berkurang. 

"Biasanya warga Pejagoan dan sekitarnya menyaksikan karnaval di dalam kota, mereka lebih memilih menyaksikan di Jalan Ronggowarsito maupun di Jalan Sokka," ujar Mariman (50) seorang pedagang di Alun-alun.

Dari pantauan Suara Merdeka, karnaval yang diikuti ratusan peserta itu menempuh rute lebih panjang. Jika tahun-tahun sebelumnya start dari Alun-alun Kebumen-Jalan Pahlawan-Jalan A Yani-Jalan Kutoarjo-Jalan Tentara Pelajar-Jalan HM Sarbini lalu kembali ke Alun-laun, tahun ini lanjut ke Mertokondo-Tembana-Jalan Lingkar Pejagoan. Kemudian Lampu Bangjo Pejagoan-Jalan Ronggowarsito dan berakhir di Alun-alun Kebumen. Karnaval yang dimulai sejak pukul 09.00 berakhir pada pukul 13.00.

"Senang sekali Pejagoan dilalui rute karnaval. Jadi kami tidak perlu menyaksikan di Alun-alun maupun di Jalan Pahlawan," kata Armi (30) warga yang menyaksikan di Jalan Ronggowarsito.

Adapun panggung kehormatan masih ditempatkan  di Jalan Pahlawan persisnya di samping SMPN 5 Kebumen. Tampak menyaksikan karnaval di panggung kehormatan Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, Ketua DPRD Cipto Waluyo, Kapores Kebumen AKBP Arief Bahtiar, Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav Suep. Tampak Pj Sekda Mahfudz Fauzi, serta pimpinan OPD lain.

Peserta berasal dari jajaran OPD di jajaran Pemkab Kebumen, kecamatan, perbankan, perguruan tinggi, sekolah, perusahaan swasta, hingga komunitas. Mobil peserta mengusung tema beraneka ragam melalui berbagai kreasi. Sejumlah replikas gedung dewan, gedung KPU, instalasi air bersih, sapi PO, pesawat dari jagung, hingga belimbing madu.
    
Hasil Pembangunan

Karnaval pembangunan itu juga dimaanfaatkan oleh sejumlah partai politik peserta Pemilu 2019 untuk bersosialisasi program-program mereka. Di sepanjang jalan mereka berorasi untuk menarik masyarakat yang memenuhi sepanjang rute karnaval.

Tahun ini Polres Kebumen menurunkan pasukan polisi bersepeda zaman "old". Nampak Waka Polres Kompol Prayuda Widiatmoko mengayuh sepeda bersama para perwira. Menampilkan polisi tempo dulu,  mengingatkan jasa-jasa para pahlawan.

Selain itu itu juga ditampilkan polisi jaman sekarang. Ada yang dari Brimob, Polairud, ada juga pakaian Dalmas PHH. "Kita tampilkan ini supaya masyarakat tahu, ternyata polisi itu banyak bidang dan fungsinya," jelas Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Cipto Rahayu.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporawisata) Kebumen Azam Fatoni, mengatakan, kegiatan itu bertujuan menjalin kebersamaan, menyuguhkan hasil pembangunan Kebumen. Serta memberikan hiburan gratis kepada masyarakat yang ada di Kebumen.

"Karnaval ini, selain untuk memeriahkan dirgahayu kemerdekaan RI ke-73 juga untuk menumbuhkan kreativitas masyarakat," ujarnya.


(Supriyanto/CN34/SM Network)