• KANAL BERITA

Menag: Tak Perlu Debatkan Beda Tanggal Idul Adha

Foto: poskota
Foto: poskota

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak seluruh masyarakat untuk bijak sikapi perbedaan tanggal Hari Raya Idul Adha antara Indonesia dan Arab Saudi.

Menurutnya, penetapan waktu ibadah di Indonesia bersifat lokal; bukan global, mengikuti wilayatul hukmi mencakup MABIMS (Malaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura).

"Untuk ibadah, terutama shalat dan puasa kita merujuk pada waktu lokal, sehingga perbedaan waktu, jam termasuk hari kita mengikuti wilayah di mana kita berada," ujar Lukman, seperti dikutip dari laman www.kemenag.go.id, Sabtu (18/8).

Berdasar hasil sidang isbat di Kementerian Agama, Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Dzulhijjah 1439 H jatuh pada Senin 13 Agustus 2018. Sehingga, hari raya Idul Adha pada Rabu 22 Agustus 2018.

Sementara Mahkamah Ulya Arab Saudi sudah mengumumkan bahwa Minggu 12 Agustus 2018 adalah 1 Dzulhijjah 1439 H. Dengan penetapan ini, maka di Saudi, Hari Arafah 9 Dzulhijjah akan bertepatan pada Senin 20 Agustus 2018 dan Hari Raya Idul Adha pada Selasa 21 Agustus 2018.


(Lip6/CN33/SM Network)