• KANAL BERITA

Sembilan Pekerja Migran Disiapkan Jadi Wirausahawan Bengkel Profesional

Foto: suaramerdeka.com/Jati Prihatnomo
Foto: suaramerdeka.com/Jati Prihatnomo

SEMARANG, suaramerdeka.com - Astra Motor dan Bank Mandiri menggelar prosesi kelulusan bagi peserta binaan “Bapak Asuh Bengkel” yang telah menjalani training dan siap menjadi wirausaha profesional dalam menjalankan bisnis bengkel sepeda motor bertempat di Astra Motor Jawa Tengah, Kamis (16/8).

Acara ini juga turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Head of Environment, Social & Responsibility PT Astra International Tbk, Riza Deliansyah, Chief Executive Astra Motor, Sigit Kumala dan Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans.

Dalam sambutannya, Chief Executive Astra Motor, Sigit Kumala mengatakan kolaborasi Astra motor dan Bank Mandiri merupakan komitmen perseroan untuk mendukung program pemerintah terkait mantan Pekerja Migran Indonesia menjadi wirausaha di negeri sendiri dengan memiliki bengkel motor.

“Ini kali pertama kerjasama dengan Bank Mandiri terkait pengembangan Pekerja Migran Indonesia dalam bidang kewirausahaan, dimana kedua entitas memiliki kesamaan, yaitu bersinergi dalam membangun bangsa. Sudah saatnya para pejuang devisa negara kembali ke Tanah Air dan berkesempatan menjadi pengusaha profesional," ujarnya. 

Sementara, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans mengatakan sejak tahun 2011 program Mandiri Sahabatku telah membantu lebih dari 11 ribu peserta Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong, Jepang, Korea Selatan dan Malaysia untuk mewujudkan cita-cita berkumpul kembali dengan keluarga dan menjadi pelaku usaha yang mandiri di Tanah Air.

“Selain telah berpengalaman, Astra Motor dipilih sebagai mitra dalam pengembangan kapasitas alumni yang meminati bidang otomotif karena telah memiliki jaringan yang luas dan fasilitas yang memadai sehingga bisa dijangkau peserta Mandiri Sahabatku dimanapun mereka berada," kata Rico.

Program Bapak Asuh Bengkel sebelumnya telah disosialisasikan di Malaysia pada Desember 2017 lalu. Sebanyak 27 alumni Mandiri Sahabatku yang berasal dari Hongkong, Malaysia dan Korea Selatan tercatat menjadi peserta program Bapak Asuh Bengkel.

Setelah melalui serangkaian seleksi wawancara dan survei, diputuskan sembilan peserta menjadi binaan Astra Motor dan Bank Mandiri yang dinilai berdasarkan tempat usaha, modal dan service demand di tempat usaha peserta binaan. Setelahnya, sembilan peserta terpilih mengikuti in class training selama tujuh hari di Astra Motor Jawa Tengah. 

Mereka dibekali seputar bisnis bengkel seperti proses administrasi, pendalaman Honda Technical Eduation Program (HOTEP), basic mentality dan ditutup dengan OJT (On the Job Training) selama 14 hari di jaringan AHASS. Berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, para peserta siap memulai bisnis bengkel di awal September mendatang.

Pihak Astra Motor dan Bank Mandiri pun sangat berharap keberhasilan program Bapak Asuh Bengkel ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi Pekerja Migran Indonesia lainnya yang berniat untuk kembali ke Tanah Air dan membuka usaha sendiri di kampung halaman. 

Sedangkan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan apresiasi atas kontribusi Astra Motor dan Bank Mandiri dalam memajukan perekonomian masyarakat Jawa Tengah.

“Saya pesan untuk Astra Motor dan Bank Mandiri, terkait kegiatan ini, para peserta sudah dibekali dengan knowledge and skill, juga modal, tapi jangan lupa diberi pendampingan sampai mereka bisa berdikari. Saya doakan semoga usaha bengkelnya laris." pungkasnya.


(Jati Prihatnomo/CN42/SM Network)