• KANAL BERITA

Upacara Hari Kemerdekaan RI Digelar di Puncak Joglo

Foto: Atlet paralayang bersiap terbang membawa bendera Merah Putih seusai upacara HUT RI di puncak Bukit Joglo, Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Jumat (17/8). (suaramerdeka.com/Khalid Yogi)
Foto: Atlet paralayang bersiap terbang membawa bendera Merah Putih seusai upacara HUT RI di puncak Bukit Joglo, Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Jumat (17/8). (suaramerdeka.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Warga Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri menggelar upacara Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia secara istimewa, Jumat (17/8). Mereka menggelar upacara bendera di tempat peluncuran gantole dan paralayang, Puncak Bukit Joglo, desa setempat.

Setelah upacara selesai, beberapa atlet paralayang terbang dari puncak bukit itu. Mereka membawa bendera Merah Putih terbang mengitari desa yang berada di sekitar Waduk Gajahmungkur Wonogiri.

Pejabat Sementara (PJs) Kepala Desa Sendang, Suparno didampingi ketua panitia peringatan HUT RI Desa Sendang, Bambang Tri Warsito mengatakan, upacara di puncak Bukit Joglo baru pertama kali mereka gelar.

"Ke depan, kami akan mengadakan upacara bendera 17 Agustus secara rutin di Puncak Joglo," kata Suparno.

Upacara di puncak bukit dengan ketinggian sekitar 500 meter dari permukaan laut (dpl) itu diikuti ratusan warga, perangkat desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), PKK, hingga beberapa atlet paralayang desa setempat.

"Kami mengadakan upacara di Puncak Joglo untuk lebih mengenalkan wisata di Desa Sendang. Puncak Joglo terkenal sebagai tempat wisata terbaik dengan pemandangan alam Waduk Gajahmungkur. Sekaligus merupakan lokasi peluncuran gantole dan paralayang yang kini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sendang Pinilih," terangnya.

Selain menggelar upacara bendera di Puncak Joglo, mereka juga mengadakan beberapa kegiatan dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI. Antara lain menggelar jalan sehat, gobak sodor, sepak bola, voli, dan badminton antardusun.

Direktur BUMDes Sendang Pinilih Sukamto menambahkan, tiga atlet paralayang terbang dari Puncak Joglo seusai mengikuti upacara. Mereka membawa bendera Merah Putih terbang sekitar 10-20 menit di atas desa.

"Mereka kemudian mendarat di lapangan Obyek Wisata Waduk Gajahmungkur," terangnya.

Di tempat lain, kalangan santri juga menggelar upacara Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia. Salah satunya diadakan di pondok pesantren Al Barru Dusun Bulusari, Desa Bulusulur, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri. Ratusan santri dengan khidmat mengikuti upacara bendera di pondok pesantren tersebut.

Sementara itu, upacara Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia juga dilaksanakan warga Dusun Cangkring, Kelurahan/Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri. Hampir seluruh warga dusun, dari anak-anak sampai lansia mengikuti upacara tersebut.

"Inspektur upacaranya Pak Subandi, komandan upacaranya Sriyono Sogol, pengibar bendera Agung, Sidol, dan Defa. Protokolnya Dian, pembaca doanya Hafid, pembaca UUD 45 Ulfa, ajudan Apip, dan pemimpin barisannya Nanang," kata Aris Supriyadi, warga dusun tersebut.


(Khalid Yogi/CN42/SM Network)